Viral Warga Bogor 'Meninggal' di RS Hidup Lagi, Ini Klarifikasi RSUD Bogor

ADVERTISEMENT

Viral Warga Bogor 'Meninggal' di RS Hidup Lagi, Ini Klarifikasi RSUD Bogor

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Selasa, 15 Nov 2022 10:36 WIB
Ilustrasi jenazah
Viral kabar warga Bogor hidup lagi usai dinyatakan meninggal di RS. Ini klarifikasinya. (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Media sosial dihebohkan dengan kabar seorang pasien dikabarkan hidup kembali setelah dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit. Disebutkan pasien tersebut hidup lagi saat dimasukkan ke dalam peti mati.

Menanggapi, manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bogor, Jawa Barat, menegaskan kabar tersebut hoaks. Pasien disebut datang ke RSUD dalam kondisi sadar dan tidak di dalam peti mati.

"Bukan (tidak datang menggunakan peti mati). Jadi dia (pasien) ke RSUD itu dalam keadaan penurunan kesadaran. Datang pun sudah sadar. Salah besar (dinyatakan meninggal di RSUD dan kembali hidup)," kata Direktur Utama RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir dikutip dari Antara, Selasa (15/11/2022).

Sebelumnya, beredar video di media sosial dengan deskripsi "mayat hidup kembali di RSUD Kota Bogor".

Ilham menjelaskan, saat pasien tiba di RSUD Kota Bogor pada 11 November 2022, kondisinya dalam keadaan sadar meski mengalami penurunan kesadaran karena gangguan kekurangan oksigen pada otak.

Ketika tiba di IGD RSUD Bogor, petugas rumah sakit langsung melakukan penanganan dengan baik. Saat ini, kata Ilham, pasien sudah masuk ruang rawat inap dalam keadaan membaik dan masih dalam penanganan serta pengawasan intensif.

Asal usul hoaks

Mengenai kabar pasien tersebut sempat dinyatakan meninggal, cerita itu berawal dari hebohnya pihak keluarga dan tetangga pasien di kediaman di Rancabungur, Kabupaten Bogor. Dari keterangan pihak yang membawa pasien ke RSUD, pasien tersebut sempat dibawa ke klinik 24 jam terlebih dahulu.

"Kata klinik 24 jam itu tidak bisa (ditangani di klinik, red.) harus langsung ke rumah sakit. Di rumah sakit (datang, red.) enggak pakai peti. Seperti pasien biasa, pakai ambulans," katanya.

Bahkan, kata Ilham, mengenai pasien yang dikabarkan sudah meninggal dunia sebelum dibawa ke RSUD, pihak keluarga tidak bisa menjelaskan rumah sakit yang mendiagnosa dan tidak bisa menunjukkan surat kematian dari rumah sakit yang mendiagnosa.

"Jadi kami dari RSUD domainnya mengerjakan pasien sesuai SOP aja. Di luar itu bukan kewenangan kita, terkait kisah sebelumnya bisa tanya kepada keluarganya langsung," ujarnya.



Simak Video "Kata Penjual soal Kuliner 'Nasi Minyak' Bebek Surabaya yang Lagi Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT