Baru! Daftar Lengkap Obat Sirup yang Boleh dan Tak Boleh Dipakai dari Kemenkes

ADVERTISEMENT

Baru! Daftar Lengkap Obat Sirup yang Boleh dan Tak Boleh Dipakai dari Kemenkes

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Rabu, 16 Nov 2022 08:32 WIB
Paracetamol sirop
Ilustrasi obat sirup. Foto: iStockphoto
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI memperbarui anjuran penggunaan obat sirup di tengah kekhawatiran kasus gagal ginjal akut Indonesia akibat cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG). Dalam surat edaran No HK.02.02/III/3713/2022, daftar obat aman yang sebelumnya dirilis BPOM RI boleh digunakan terkecuali berasal dari PT Afi Farma, PT Yarindo Farmatama, hingga PT Universal Pharmaceutical Industries.

Edaran Kemenkes RI yang dirilis 11 November menjadi rujukan terbaru penggunaan obat sirup di luar daftar 73 obat sirup terlarang yang dicabut izin edarnya oleh BPOM RI. Seperti diketahui, BPOM RI sempat merilis 198 daftar obat sirup aman bebas cemaran EG dan DEG di 27 Oktober 2022.

Dari 198 obat sirup, ditemukan sembilan di antaranya produksi PT Afi Farma yakni:

  • Aficitrin sirup obat cacing 60 ml (Afifarma)
  • Domino drops 10 ml (Afifarma)
  • Domperidone drops 10 ml (Afifarma)
  • OBH AFI Dus 1 botol plastik 125 ml (Afifarma)
  • OBH AFI (Rasa Lemon) dus 1 botol plastik 100 ml (Afifarma)
  • Zinc Sulfate Monohydrate sirup dus 1 botol plastik 60 ml (Afifarma)
  • Zinc Go Forte sirup dus 1 botol plastik 60 ml (Afifarma)
  • Domino suspensi 60 ml (AFIFARMA)
  • Dompreridone suspensi 60 ml (AFIFARMA)

Sementara empat produk Universal Pharmaceutical Industries juga terdapat dalam 198 daftar obat sirup tersebut:

  • New Mentasin (Universal Phamraceutical Industries)
  • Uni OBH sirup obat batuk 100 ml (Universal Pharmaceutical Industries)
  • Uni OBH sirup obat batuk 300 ml (Universal Pharmaceutical Industries)
  • Univxon sirup obat cacing 15 ml (Universal Pharmaceutical Industries)

BPOM RI juga menarik produk obat sirup dari PT Samco Farma dan Ciubros Farma usai teridentifikasi cemaran EG dan DEG melebihi ambang batas dengan rincian produk seperti Citomol dan Citoprim, Samcodryl dan Samconal. BPOM RI sementara melarang seluruh obat sirup dari kedua industri farmasi tersebut. Ada satu produk dari 198 daftar obat tersebut yakni Citocetin suspensi obat flu 60 ml (Ciubros Farma).

Dari 198, tersisa 185 di antaranya yang boleh dipakai. Rinciannya meliputi:

  • Alerfed sirup obat flu 60 ml (Guardian Pharmatama)
  • Alergon sirup obat alergi 60 ml (Konimex)
  • Amoxicillin Trihydrate drops antibiotik 20 ml (Meprofarm)
  • Amoxsan drops antibiotik 15 ml (Caprifarmindo Laboratories)
  • Asterol Sirup obat asma 60 ml (Meprofarm)
  • Avamys Suspensi obat alergi 120 spray (Glaxo Wellcome Indonesia)
  • Avamys Suspensi obat alergi 120 spray (Glaxo Wellcome Indonesia)
  • B-Dex sirup obat alergi 60 ml (Nulab Pharmaceutical Indonesia)
  • BDM sirup obat alergi 60 ml (Nulab Pharmaceutical Indonesia)
  • Bufagan Expectorant sirup obat batuk 60 ml (Bufa Aneka)
  • Bufagan Expectorant sirup obat batuk 60 ml (Bufa Aneka)
  • Cazetin drops anti jamur 15 ml (Ifars Pharmaceutical Laboratories)
  • Cefadroxil Monohydrate drops (serbuk kering) antibiotik 15ml (Lapi Laboratories)
  • Cetirizine Hydrochloride sirup obat alergi 60 ml (Novapharin)
  • Cetirizin sirup obat alergi 60 ml (Nufarindo)
  • Cohistan Expectorant sirup obat batuk 60 ml (Darya-Varia Laboratoria TBK)
  • Cohistan Expectorant sirup obat batuk 100 ml (Darya-Varia Laboratoria TBK)
  • Colfin sirup obat batuk 60 ml (Nufarindo)
  • Colsancetine suspensi obat antibiotik 60 ml (Sanbe Farma)
  • Combicitrine sirup obat cacing 10 ml (Berlico Mulia Farma)
  • Constipen sirup obat pencahar 120 ml (Pharma Health Care)
  • Constuloz sirup obat pencahar 100 ml (Novell Pharmaceutical Laboratories)
  • Coredryl Ekspektoran sirup obat batuk 100 ml (Global Multi Pharmalab)
  • Cotrimoxazole suspensi antimikroba 60 ml (Errita Pharma)
  • Cotrimoxazole suspensi antibiotik 60 ml (Harsen)
  • Daryazinc sirup obat diare 60 ml (Darya-Varia Laboratoria TBK)
  • Daryazinc drops obat diare 15 ml (Darya-Varia Laboratoria TBK)
  • Decatrim suspensi antimikroba 60 ml (Harsen)
  • Deferiprone cairan oral chelating 250 ml (Pratapa Nirmala)
  • Diakids sirup 60 ml (Bernofarm)
  • Durafer cairan oral chelating 250 ml (Pratapa Nirmala)
  • Erlamycetin suspensi antibiotik 60 ml (Erlangga Edi Laboratories (ERELA))
  • Etamoxul suspensi antimikroba 60 ml (Errita Pharma)
  • Extropect sirup obat batuk 60 ml (Guardian Pharmatama)
  • Garkene sirup obat epilepsi 129 ml (Guardian Pharmatama)
  • Glisend Expectorant sirup obat batuk 60 ml (Konimex)
  • Rafazol suspensi antimikroba 60 ml (Graha Farma)
  • Guanistrep suspensi obat diare 60 ml (Itrasal)
  • Hislorex sirup obat alergi 60 ml (Konimex)
  • Interzinc sirup obat diare 60 ml (Interbat)
  • Itrabat sirup obat batuk 100 ml (Itrasal)
  • Komix Expectorant Jahe sirup obat batuk 7 ml (Bintang Toedjoe)
  • Komix Expectorant Jeruk Nipis sirup obat batuk 7 ml (Bintang Toedjoe)
  • Komix Expectorant peppermint sirup obat batuk 7 ml (Bintang Toedjoe)
  • Komix OBH sirup obat batuk 7 ml (Bintang Toedjoe)
  • Komix OBH sirup obat batuk 7 ml (Bintang Toedjoe)
  • Komix OBH sirup obat batuk 7 ml (Bintang Toedjoe)
  • Komix OBH Kid (rasa madu) sirup obat batuk 5 ml (Bintang Toedjoe)
  • Komix Rasa Jahe sirup obat batuk 7 ml (Bintang Toedjoe)
  • Komix Rasa Jeruk Nipis sirup obat batuk 7 ml (Bintang Toedjoe)
  • Komix Rasa Peppermint sirup obat batuk 7 ml (Bintang Toedjoe)
  • Konidin OBH sirup obat batuk 7 ml (Konimex)
  • Lactulax sirup pencahar 60 ml (Ikapharmindo Putramas)
  • Lactulax sirup pencahar 120 ml (Ikapharmindo Putramas)
  • Lactulax sirup (rasa coklat) obat pencahar 200 ml (Ikapharmindo Putramas)
  • Lactulose sirup obat pencahar 60 ml (Ikapharmindo Putramas)
  • Lactulose sirup obat pencahar 120 ml (Ikapharmindo Putramas)
  • Lapicef drops antibiotik 15 ml (Lapi Laboratories)
  • Laxalosan sirup obat pencahar 60 ml (Sanbe Farma)
  • Levopront sirup obat batuk 120 ml (Combiphar)
  • Maltofer drops obat defisiensi zat besi tanpa anemia 30ml (Combiphar)
  • Mefamesis sirup obat mual 50 ml (Intijaya Meta Ratna Pharmindo)
  • Metagan Expectorant obat batuk 50 ml (Intijaya Meta Ratna Pharmindo)
  • Methadone Hydrochloride sirup obat pereda nyeri 1.000 ml (Kimia Farma TBK)
  • Metronidazole Benzoat suspensi antimikroba 100 ml (Harsen)
  • Metronidazole Benzoat suspensi antimikroba 60 ml (Graha Farma)



Simak Video "Tim Advokat Ungkap Kondisi Korban Kasus Gagal Ginjal Akut Anak"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT