Cerita Chris Hemsworth Buka-bukaan Ngaku Berisiko Kena Alzheimer

ADVERTISEMENT

Cerita Chris Hemsworth Buka-bukaan Ngaku Berisiko Kena Alzheimer

Hana Nushratu Uzma - detikHealth
Jumat, 18 Nov 2022 19:45 WIB
SYDNEY, AUSTRALIA - OCTOBER 30: Chris Hemsworth attends a preview of Tourism Australias latest campaign at Sydney Opera House on October 30, 2019 in Sydney, Australia. (Photo by Brook Mitchell/Getty Images)
Aktor Chris Hemsworth. (Foto: Brook Mitchell/Getty ImagesChris Hemsworth)
Jakarta -

Bintang Thor Chris Hemsworth ungkap dirinya punya dua salinan gen dominan yang menempatkannya pada risiko lebih besar terkena Alzheimer. Hasil tes genetik Hemsworth menunjukkan DNA-nya membawa dua salinan APOE4.

Dikutip dari NY Post, gen APOE4 merupakan faktor risiko terkuat yang mengembangkan gejala alzheimer. Sebab, gen APOE4 adalah gen yang paling progresif untuk menghancurkan ingatan dan fungsi mental lainnya. Ahli saraf Rumah Sakit Lenox Hill Gayatri Devi mengatakan, semakin banyak seseorang memiliki gen APOE4, semakin tinggi juga risiko alzheimer yang dideritanya.

"Jika Anda memiliki dua salinan (gen APOE4), Anda lebih mungkin mengembangkan (risiko) alzheimer, secara signifikan lebih mungkin, tetapi ada orang yang memiliki dua salinan yang masih tidak pernah terkena penyakit tersebut," kata Devi kepada The Post.

Menurut studi dari National Institutes of Health pada 2021, kasus yang dialami aktor asal Australia ini tergolong langka. Hanya satu dari empat orang memiliki salinan genetik APOE4, sementara 3 persen populasi memiliki keduanya.

Penelitian dari National Institute on Aging menunjukkan, usia yang lebih tua adalah faktor risiko paling umum untuk alzheimer, mengingat jumlah orang dengan penyakit ini berlipat ganda setiap lima tahun untuk individu yang lebih tua dari 65 tahun. Di samping itu, banyak juga yang hidup sampai usia 90 tahun tanpa pernah mengidap alzheimer.

Devi mengatakan, penyakit ini masih bisa dicegah dengan memperbaiki gaya hidup seperti lingkungan, pola makan, pola tidur, dan aktivitas sehari-hari. Sebab, alzheimer bukan takdir.

"Itulah (menjaga gaya hidup sehat) alasan untuk lebih proaktif melakukan hal-hal yang mencegah timbulnya alzheimer sebelum terlambat," tutur Devi.



Simak Video "Eco RunFest 2022, Lari 'tuk Gaya Hidup Berkelanjutan"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT