Menkes Singgung Banyak Konglomerat Berobat Pakai BPJS Kesehatan

ADVERTISEMENT

Round Up

Menkes Singgung Banyak Konglomerat Berobat Pakai BPJS Kesehatan

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Rabu, 23 Nov 2022 07:15 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menghadiri rapat kerja dengan Komisi IX DPR di gedung Parlemen, Jakarta, Senin (7/11/22). Rapat membahas penanganan stunting.
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyinggung beberapa orang yang termasuk mampu secara finansial membebani BPJS Kesehatan dengan biaya yang cukup tinggi.

Ia juga meminta pihak dewan BPJS untuk memeriksa pengguna terbesar BPJS. Apabila mereka termasuk kelompok yang mampu secara finansial, pembiayaan kesehatan akan dialihkan ke asuransi swasta.

"Saya juga dengar sering sekali orang yang dibayarin besar itu banyaknya, ya mohon maaf ya, orang-orang yang kadang konglomerat juga," ucap Budi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (22/11/2022).

Budi menjelaskan, ketidaktepatan sasaran layanan BPJS Kesehatan itulah yang menyebabkan keuangan BPJS Kesehatan sempat defisit.

Karenanya, pemerintah membuat program integrasi asuransi swasta dengan BPJS Kesehatan yang bisa digunakan oleh orang kaya.

"Untuk nasabah-nasabah yang kaya dia seharusnya bisa menambah dengan mengkombinasikan urusan jaminan sosial BPJS dengan yang swasta dan yang bersangkutan harus membayar sendiri," bebernya.

"Sedangkan yang miskin itu yang dibayarkan pemerintah on top, dari yang mendasar," pungkasnya.



Simak Video "Minta Tak Diskriminasi, BPJS Kesehatan Beberkan Inovasi Pelayanan Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT