Menkes Singgung Konglomerat Dibayarin BPJS, Diminta Pakai Asuransi Swasta

ADVERTISEMENT

Menkes Singgung Konglomerat Dibayarin BPJS, Diminta Pakai Asuransi Swasta

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Selasa, 22 Nov 2022 19:30 WIB
Kemenkes melaunching program Indonesia Memanggil Dokter Spesialis bagi WNI lulusan luar negeri dalam program Adaptasi Pertama Tahun 2022.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyinggung beberapa orang yang termasuk mampu dalam segi finansial membebani BPJS Kesehatan dengan biaya kesehatan yang cukup tinggi.

"Saya juga dengar sering sekali orang yang dibayarin besar itu banyaknya, ya mohon maaf ya, orang-orang yang kadang konglomerat juga," ucap Budi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (22/11/2022)

Budi juga meminta pihak dewan BPJS Kesehatan memeriksa dengan terperinci terkait pengguna terbesar BPJS. Jika mereka termasuk kelompok yang mampu secara finansial, pembiayaan kesehatan dialihakan ke asuransi swasta.

Ke depannya hal ini dilakukan demi memastikan BPJS tidak mengalami kelebihan pembayaran dan defisit dalam jangka panjang.

Ia juga mengatakan pihaknya bersama BPJS Kesehatan akan melakukan proses integrasi dengan asuransi swasta untuk menambah cakupan peserta JKN.

"Untuk nasabah-nasabah yang kaya dia seharusnya bisa menambah dengan mengkombinasikan irusan jaminan sosial BPJS dengan yang swasta dan yang bersangkutan harus membayar sendiri," bebernya.

"Sedangkan yang miskin itu yang dibayarkan pemerintah on top, dari yang mendasar," pungkasnya.



Simak Video "Minta Tak Diskriminasi, BPJS Kesehatan Beberkan Inovasi Pelayanan Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT