Lansia Sudah Bisa Booster Kedua Vaksin COVID! Ini Daftar Kombinasi yang Tersedia

ADVERTISEMENT

Lansia Sudah Bisa Booster Kedua Vaksin COVID! Ini Daftar Kombinasi yang Tersedia

Vidya Pinandhita - detikHealth
Rabu, 23 Nov 2022 08:03 WIB
Jakarta -

Menyusul lonjakan kasus COVID-19 RI yang dipicu oleh merebaknya subvarian Omicron XBB dan BQ.1, Kementerian Kesehatan RI kini bakal memulai pemberian vaksin COVID-19 booster kedua untuk non-nakes, yakni kelompok lansia. Vaksin yang disuntikkan sebagai booster kedua tersebut berbeda-beda, menyesuaikan jenis vaksin COVID-19 yang digunakan pada booster pertama.

Kebijakan terkait pemberian booster kedua tersebut diatur dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Kelompok Lanjut Usia.

"Sebagai upaya mitigasi peningkatan kasus dan munculnya subvarian baru, pemerintah mulai menggenjot cakupan vaksinasi COVID-19 baik dosis lengkap maupun booster. Yang terbaru, Kementerian Kesehatan mengizinkan pemberian vaksinasi booster COVID-19 dosis kedua, atau suntikan keempat, kepada lansia berusia di atas 60 tahun," tertera dalam laman Kemenkes RI, dikutip detikcom, Rabu (23/11/2022).

Berikut adalah regimen vaksin yang dapat digunakan untuk vaksinasi booster kedua bagi lansia, disesuaikan dengan jenis vaksin COVID-19 yang digunakan pada suntikan booster pertama:

1. Kombinasi untuk booster pertama Sinovac

  • AstraZeneca diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
  • Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml
  • Moderna diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Sinopharm diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Sinovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Indovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

2. Kombinasi untuk booster pertama AstraZeneca

  • Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
  • Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml
  • AstraZeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

3. Kombinasi untuk booster pertama Pfizer

  • Pfizer diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,3 ml
  • Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
  • AstraZeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

4. Kombinasi untuk booster pertama Moderna

  • Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
  • Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml

5. Kombinasi untuk booster pertama Janssen (J&J)

  • Janssen (J&J) diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Pfizer diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml

NEXT: Kombinasi vaksin booster untuk Sinopharm dan Covovax

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT