5 Fakta Golongan Darah B, Disebut Lebih Rentan Kena Penyakit Jantung

ADVERTISEMENT

5 Fakta Golongan Darah B, Disebut Lebih Rentan Kena Penyakit Jantung

Fadilla Namira - detikHealth
Minggu, 27 Nov 2022 06:51 WIB
Diet Berdasarkan Golongan Darah, Ini Makanan yang Bisa Dikonsumsi
Fakta golongan darah B (Foto: Getty Images/iStockphoto/Mixmike)
Jakarta -

Jika membahas kepribadian, kebanyakan orang pasti mengaitkannya dengan hal astronomi seperti zodiak atau dari sisi psikologis. Ternyata golongan darah juga menentukan kepribadian lho. Pada kesempatan ini, kita akan membahas lebih lanjut dengan fakta-fakta golongan darah B.

Golongan darah terbentuk dari antigen yang bisa berupa protein atau gula pada permukaan sel darah merah. Terdapat empat jenis umum golongan darah, yakni A, AB, B, dan O. Dengan demikian, seseorang dikatakan bergolongan darah B jika ia memiliki antigen B.

Selain membantu menjaga kekebalan tubuh, antigen pada sel darah merah dipercaya berkaitan dengan kepribadian seseorang. Bagaimana bisa?

Teori kepribadian dan golongan darah pertama kali diungkapkan oleh seorang ilmuwan asal Jepang bernama Tojeki Furukawa pada 1929. Hasilnya ditemukan bahwa golongan darah B bersifat sanguinis yang berarti ramah dan aktif secara sosial.

Fakta-fakta Golongan Darah B

1. Santai dan Tidak Mudah Stres

Selain sanguinis, golongan darah B dikenal sebagai orang yang santai dan jarang stres. Orang dengan golongan darah ini biasanya tidak terpengaruh terhadap tekanan-tekanan kecil dan selalu melakukan pekerjaannya sebaik mungkin.

Golongan darah B juga membuat hidup seseorang tidak terpacu oleh waktu dan mudah bergaul. Tak heran pemilik golongan darah B mempunyai kesabaran ekstra dengan pemikiran yang lebih kreatif dan filosofis. Meski begitu, tidak semua orang dengan golongan darah ini punya sifat demikian.

2. Risiko Penyakit yang Mudah Terserang

Golongan darah B berisiko tinggi terkena serangan jantung, terlebih jika orang tersebut tinggal di wilayah yang tinggi polusi. Hal ini dikarenakan mereka memiliki gen khusus berjenis ABO.

"Gen ABO juga dapat meningkatkan risiko penyakit arteri koroner (CAD). CAD berkembang ketika arteri yang memasok darah ke dan dari jantung mengeras dan menyempit sehingga menyebabkan serangan jantung jika tersumbat," jelas dr Douglass Guggenheim dari Pusat Kanker Abramson Cherry Hill dikutip dari WebMD, Selasa (22/11/2022).

Gen ABO juga kerap dikaitkan dengan penurunan fungsi otak dan kehilangan memori. Orang dengan gen ini berpotensi mengalami demensia akibat masalah kognisi dan memori sebanyak 82 persen. Hal tersebut pun didukung oleh fakta bahwa golongan darah dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, seperti darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes.

Dalam penelitian yang telah dijalankan selama 60 tahun, ditemukan korelasi antara gen ABO dan peningkatan risiko kanker, termasuk kanker paru-paru, payudara, kolorektal, hingga serviks. Namun, belum ada alasan pasti mengapa hal tersebut bisa terjadi.

3. Golongan Darah Terbanyak Kedua di Indonesia

Dikutip dari laman resmi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil RI), sebanyak 8.036.227 orang punya golongan darah B. Hal ini menjadikannya golongan darah terbanyak kedua di Indonesia setelah golongan darah O.

Di sisi lain, Stanford Blood Center menyebut golongan darah B dikategorikan tipe langka. Sebab, hanya 1,5 persen penduduk Amerika dengan golongan darah B- dan 8,5 persen lainnya mempunyai golongan darah B+.

4. Anjuran Diet Golongan Darah B

Orang dengan golongan darah B biasanya memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat dan sistem pencernaan yang lebih toleran. Oleh karenanya, mereka dianjurkan untuk mengonsumsi makanan-makanan berikut ini:

  • Sayuran hijau
  • Buah-buahan
  • Telur
  • Produk susu rendah lemak
  • Daging sapi
  • Gandum

Agar lebih berstamina, pola makan ini bisa digabungkan dengan olahraga yang santai. Hindari makanan yang berupa kacang-kacangan, tomat, ayam, dan babi.

5. Tips Kesehatan

Walaupun belum ada penelitian lebih lanjut, menyadari dampak golongan darah terhadap faktor risiko penyakit adalah langkah yang tepat untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini. Oleh karenanya, rutinlah memeriksa kesehatan dan terapkan budaya hidup sehat secara konsisten seperti yang sudah dianjurkan.

Dari fakta-fakta golongan darah B tersebut, mana nih yang semakin buat penasaran? Bila masyarakat belum mengetahui golongan darah yang dimilikinya, segera cek di layanan medis terdekat. Hal ini nantinya berguna ketika masyarakat ingin melakukan transfusi darah atau pengobatan medis lainnya.



Simak Video "Waspadai Penyakit Jantung pada Anak!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT