Cek! Daftar Kombinasi Vaksin COVID-19 Booster Kedua, Lansia Sudah Bisa Kok

ADVERTISEMENT

Terpopuler Sepekan

Cek! Daftar Kombinasi Vaksin COVID-19 Booster Kedua, Lansia Sudah Bisa Kok

Nurul Febian Danari - detikHealth
Minggu, 27 Nov 2022 17:10 WIB
Vaksinator dari Kesdam Jaya menyiapkan vaksin COVID-19 Zifivax saat diberlangsungnya vaksinasi di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (23/11/2022). Pemrpov DKI Jakarta menerima 49.120 dosis vaksin Zifivax dari Kementerian Kesehatan yang bisa digunakan untuk vaksinasi dosis ketiga atau booster bagi yang sebelumnya menggunakan vaksin Sinovac dan Sinopharm yang tersedia di 44 puskesmas kecamatan di Jakarta dan Taman Lapangan Banteng. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU
Ilustrasi vaksin COVID-19 booster kedua. (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta -

Kasus terkonfirmasi dan meninggal akibat COVID-19 di Indonesia naik lagi. Menganggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan RI mengizinkan pemberian vaksin booster kedua atau dosis keempat kepada lanjut usia (lansia). Jenis vaksin yang diberikan juga berbeda-beda, tergantung pemberian jenis vaksin pada booster pertama.

Juru bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril mengatakan kebijakan ini dilakukan untuk memberikan perlindungan terhadap kelompok rentan dan menekan keparahan dan kematian akibat COVID-19.

"Vaksinasi COVID-19 booster kedua untuk lansia bisa diberikan sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan sejak booster pertama diberikan," kata dr Syahril terkait syarat pemberian vaksin booster kedua dikutip dari Sehat Negeriku, Rabu (23/11/2022).

Sementara lansia yang baru sembuh dari COVID-19, perlu menunggu satu bulan untuk menerima booster kedua.

Daftar Kombinasi Vaksin Booster Kedua Lansia

Berikut daftar kombinasi vaksin yang untuk vaksin booster kedua lansia.

1. Kombinasi untuk booster pertama Sinovac

  • Astra Zeneca diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
  • Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml
  • Moderna diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Sinopharm diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Sinovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml
  • Indovac diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

2. Kombinasi untuk booster pertama AstraZeneca

  • Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
  • Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml
  • Astra Zeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

3. Kombinasi untuk booster pertama Pfizer

  • Pfizer diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,3 ml
  • Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
  • AstraZeneca diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml

4. Kombinasi untuk booster pertama Moderna

  • Moderna diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml
  • Pfizer diberikan separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml


Simak Video "Update Perkembangan Kasus Covid-19 Jelang Akhir Tahun 2022"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT