Polisi Ungkap Ibu di Kalideres Alami Mumifikasi, Ini Penjelasan Dokter Forensik

ADVERTISEMENT

Polisi Ungkap Ibu di Kalideres Alami Mumifikasi, Ini Penjelasan Dokter Forensik

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Senin, 28 Nov 2022 07:48 WIB
Misteri kematian keluarga Kalideres terbaru
Polisi menyebut jasad ibu keluarga Kalideres mengalami mumifikasi dan terawat. (Foto: (Rumondang Naibaho/detikcom))
Jakarta -

Pihak kepolisian mengungkap jenazah Reni Margaretha, yakni ibu dari keluarga yang meninggal di Kalideres, Jakarta Barat, sudah mengalami mumifikasi. Jasadnya ditemukan di dalam kamar yang terkunci bersama jasad sang anak, Dian.

Disebutkan Reni Margaretha telah meninggal dunia sejak Mei, sementara Dian masih belum diketahui. Namun, jasad Reni Margaretha terlihat terawat.

"Pada saat di TKP, posisi Dian adalah di dalam kamar bersama jenazah ibunya yang sudah terjadi mumifikasi, terlihat terawat," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dikutip dari detikNews.

"Maksudnya alas tidurnya rapi, kasurnya rapi. Ada kain di bawah jenazah ibunya," sambung dia.

Apa Itu Mumifikasi?

Menurut dokter spesialis forensik dari Universitas Indonesia dr Ade Firmansyah, mumifikasi adalah perubahan yang terjadi pada mayat karena adanya penguapan cairan dan pembusukan. Waktu mumifikasi ini bisa berbeda dari lokasi temuan mayat.

"Mumifikasi adalah suatu bentuk lanjut dari pembusukan mayat. Mumifikasi dapat terjadi pada kondisi suhu yang cukup tinggi serta kelembapan yang rendah di tempat ditemukannya jenazah," katanya kepada detikcom.

Akibat dari mumifikasi ini akan membuat kondisi jenazah berbeda pada saat orang tersebut baru saja meninggal. dr Ade mengatakan proses ini bisa terjadi berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Perbedaan ini bergantung pada lokasi penemuan mayatnya.

"Mumifikasi dapat terjadi dalam waktu setidaknya 15 hari bila jenazah berada di luar ruangan atau 2-3 bulan di dalam ruangan," jelas dr Ade.

Hal yang Terjadi Saat Mumifikasi

Pada setiap jenazah yang mengalami pembusukan, akan terjadi degradasi dari sel-sel di tubuh. Ini akan menghasilkan cairan atau gas.

"Lama kelamaan tubuh akan tampak 'mengering' karena seluruh sel tubuh, termasuk lemak dan otot, serta unsur cairan dalam tubuh sudah hilang," pungkasnya.



Simak Video "Indonesia Catat 11 Ribu Kasus Baru Kanker pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT