Waspadai Tanda-tanda Asam Urat, Salah Satunya Termasuk Sendi Mendadak Sakit

ADVERTISEMENT

Waspadai Tanda-tanda Asam Urat, Salah Satunya Termasuk Sendi Mendadak Sakit

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Senin, 28 Nov 2022 08:42 WIB
Tanda asam urat
Tanda-tanda asam urat (Foto: Getty Images/iStockphoto/Boyloso)
Jakarta -

Tanda-tanda asam urat kerap kali disepelekan. Padahal, kondisi ini sangat mengganggu aktivitas kehidupan sehari-hari lantaran menyebabkan nyeri yang tak tertahankan hingga pembengkakan di area sendi.

Penyakit asam urat atau disebut gout merupakan salah satu jenis radang sendi yang terjadi karena adanya penumpukan kristal asam urat. Kondisi ini dapat terjadi pada sendi manapun, baik itu jari kaki, pergelangan kaki, lutut, dan paling sering di jempol kaki.

Banyak orang yang kerap kali salah kaprah dan menyamakan penyakit asam urat dengan rematik. Padahal, rematik sendiri merupakan istilah yang menggambarkan rasa sakit pada persendian atau otot yang mengalami peradangan.

Umumnya, penyakit asam urat lebih rentan menyerang pria, khususnya mereka yang berusia di atas 30 tahun. Sementara pada wanita, penyakit asam urat ini dapat muncul usai terkena menopause.

Tanda-tanda Asam Urat

Rasa sakit yang dialami pengidap asam urat dapat berlangsung selama rentang waktu 3-10 hari, dengan perkembangan gejala yang begitu cepat dalam beberapa jam pertama. Ada beberapa tanda-tanda asam urat yang umum terjadi, di antaranya:

  • Sendi mendadak terasa sangat sakit.
  • Kesulitan untuk berjalan akibat sakit yang mengganggu, khususnya di malam hari.
  • Nyeri akan berkembang dengan cepat dalam beberapa jam dan disertai nyeri hebat, pembengkakan, rasa panas, serta muncul warna kemerahan pada kulit sendi.
  • Saat gejala mereda dan bengkak pun mengempis, kulit di sekitar sendi yang terkena akan tampak bersisik, terkelupas dan terasa gatal.

Meski gejala penyakit ini bisa mereda dengan sendirinya, harus tetap dilakukan pengobatan untuk mencegah risiko kambuh dengan tingkat gejala yang meningkat.

Adapun beberapa faktor yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam darah seseorang, yaitu:

  • Memiliki keluarga yang mengidap asam urat.
  • Baru saja mengalami cedera atau pembedahan.
  • Sering mengonsumsi makanan dengan kandungan purin tinggi, seperti daging merah, jeroan hewan, dan beberapa jenis hidangan laut (misalnya teri, sarden, kerang, atau tuna).
  • Sering mengonsumsi minuman beralkohol dan minuman tinggi gula.
  • Memiliki kondisi medis tertentu misalnya diabetes, gangguan sindrom metabolik, penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit tiroid, kolesterol tinggi, leukemia, anemia, sleep apnea, hipertensi, dan obesitas.


Simak Video "Dokter: Gejala Penyakit Pasca-Lebaran Biasanya Tidak Spesifik"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT