Ternyata Segini Kadar Asam Urat Normal pada Orang Dewasa dan Anak-anak

ADVERTISEMENT

Ternyata Segini Kadar Asam Urat Normal pada Orang Dewasa dan Anak-anak

Fadilla Namira - detikHealth
Minggu, 27 Nov 2022 14:45 WIB
Womans leg hurts, pain in the foot, massage of female feet at home
Kadar asam urat normal pada orang dewasa dan anak-anak. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Asam urat berlebih dalam tubuh bisa menyebabkan beragam masalah kesehatan, baik itu radang sendi maupun gangguan ginjal. Lantas, berapa seharusnya kadar asam urat normal pada manusia? Sebelum mengetahuinya, yuk kenali dulu definisi asam urat.

Asam urat adalah zat limbah yang dihasilkan tubuh dari olahan makanan yang dikonsumsi manusia setiap hari. Hasil sisa dari produksi purin ini nantinya akan dikeluarkan oleh ginjal melalui urine.

Akan tetapi, fungsi ginjal yang buruk mengakibatkan pembuangan asam urat terhambat sehingga terjadi penumpukan dan pengkristalan di area sendi ataupun ginjal. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut hiperurisemia.

Dalam kasus yang langka, jumlah asam urat yang sedikit menyebabkan penyakit ginjal bernama fanconi syndrome. Hal ini menyebabkan pengidapnya dehidrasi dan terkena masalah sendi karena ginjal tidak dapat mengolah energi tertentu dalam tubuh.

Kadar Asam Urat Normal

Jumlah asam urat tiap orang berbeda-beda tergantung pada jenis kelamin dan umur. Dikutip dari Healthlink British Columbia, pria dewasa normalnya memiliki kadar asam urat 3,4-7,0 mg/dL, sedangkan wanita dewasa berkisar 2,4-6,0 mg/dL. Sementara itu, batas wajar pada anak-anak adalah 2.0-5.5 mg/dL.

Untuk mengetahui jumlah asam urat, masyarakat bisa melakukan tes darah atau urine di laboratorium medis. Pengecekan ini tidak menimbulkan risiko apa pun dan malah dianjurkan, terutama bagi pengidap batu ginjal atau pasien kanker.

Sebelum melakukan tes, ada baiknya seseorang menghindari pengonsumsian alkohol dan vitamin C. Bicarakanlah kepada dokter jika menggunakan obat-obat tertentu, seperti aspirin atau ibuprofen.

Cara Menjaga Kadar Asam Urat Normal

Cara utama mencegah asam urat tinggi dengan menghindari makanan yang mengandung banyak purin, misalnya daging merah, teri, seafood, dan kacang-kacangan.

Selain itu, imbangilah dengan olahraga ringan secara rutin untuk menjaga berat badan ideal dan kekokohan sendi. Olahraga yang disarankan itu adalah berenang, jalan santai, atau bersepeda.

Terlebih, jika seseorang sudah didiagnosa asam urat, pengecekan kadar asam urat harus dilakukan setidaknya sekali dalam enam bulan agar mengontrol progresivitas penyakit tersebut dan mencegah komplikasi serius. Untuk itu, segera laporkan kepada dokter jika muncul ciri-ciri asam urat tinggi.



Simak Video "Dokter: Gejala Penyakit Pasca-Lebaran Biasanya Tidak Spesifik"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT