Gejala Keracunan Arsenik, Sekeluarga di Magelang Tewas Karenanya

ADVERTISEMENT

Gejala Keracunan Arsenik, Sekeluarga di Magelang Tewas Karenanya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Selasa, 29 Nov 2022 13:13 WIB
Polda Jawa Tengah melakukan olah TKP di rumah sekeluarga tewas diracun anak di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Selasa (29/11/2022).
Keluarga diracun arsenik lewat teh. (Foto: Eko Susanto/detikJateng)
Jakarta -

Seorang anak di Magelang tega menghabisi nyawa ayah, ibu, dan kakaknya sendiri. Motif pembunuhan tersebut adalah perasaan sakit hati yang diakui anak kedua dari keluarga tersebut.

Ia membunuh ketiga anggota keluarganya dengan sengaja mencampurkan racun pada teh hangat dan es kopi. Belakangan terungkap, racun yang diberikan adalah arsenik.

"Keterangan pelaku dan lingkungan sekitar, yang bersangkutan sakit hati. Motifnya adalah sakit hati. Sakit hati karena bapak terduga pelaku dua bulan lalu baru saja pensiun dan kebutuhan untuk rumah tangga cukup tinggi karena orang tua memiliki penyakit, untuk biaya pengobatan," kata Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, kepada wartawan, dilansir detikJateng, Selasa (29/11/2022).

Seberapa beracunkah arsenik?

Arsenik merupakan salah satu unsur kimia logam berat yang terdapat di air, tanah, dan udara dalam jumlah kecil. Sifatnya beracun atau termasuk jenis karsinogen, berwarna abu-abu, perak, atau putih yang berada di lingkungan, bisa jadi terhirup atau terpapar tanpa menyadarinya karena tak meninggalkan kesan bau maupun rasa.

Keracunan arsenik cenderung paling sering terjadi di daerah industri, baik bagi pekerja atau daerah pemukiman di sana.

Bisa secara alami terserap ke dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi. Jika arsenik tertelan atau saat mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, bisa terjadi keracunan arsenik. Semakin lama, paparan zat ini bisa semakin mengganggu dan berakibat fatal.

Paparan arsenik dalam jangka panjang bisa memicu beragam komplikasi termasuk kanker. Jenis kanker yang paling sering ditemukan berkaitan dengan kandung kemih, darah, sistem pencernaan, hati, paru-paru, ginjal, prostat, hingga kulit.

Keracunan arsenik juga bisa menyebabkan komplikasi kesehatan lainnya. Diabetes, penyakit jantung, dan nefrotoksisitas mungkin terjadi akibat paparan arsenik berlebihan. Pada wanita hamil, keracunan arsenik dapat memicu kondisi fatal seperti komplikasi janin atau cacat lahir setelah melahirkan.

Gejala keracunan arsenik

  • Kulit merah atau bengkak
  • Perubahan kulit, seperti kutil atau lesi baru
  • Sakit perut
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Irama jantung yang tidak normal
  • Kram otot
  • Kesemutan jari tangan dan kaki
  • Paparan jangka panjang terhadap arsenik dapat menyebabkan gejala yang lebih parah.

Segera bawa ke dokter jika mengalami keluhan seperti berikut:

  • Kulit yang menggelap
  • Sakit tenggorokan konstan
  • Masalah pencernaan yang terus-menerus.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, gejala jangka panjang cenderung muncul di kulit terlebih dahulu, dan dapat muncul dalam waktu lima tahun setelah terpapar. Kasus keracunan ekstrim dapat menyebabkan kematian.



Simak Video "Top 5: Mak Nyak Meninggal Dunia hingga China Kembali Dihantam Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT