Pakar Fisika Menguak Efektivitas Akupuntur, Semempan Apa Atasi Penyakit?

ADVERTISEMENT

Pakar Fisika Menguak Efektivitas Akupuntur, Semempan Apa Atasi Penyakit?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Selasa, 29 Nov 2022 15:57 WIB
Women receiving acupuncture treatment at a hospital
Ilustrasi akupunktur. (Foto: Getty Images/iStockphoto/kokouu)
Jakarta -

Pakar fisika menyampaikan pentingnya peranan akupuntur dalam dunia medis di tanah air. Ditegaskan bahwa untuk pengobatan, bahan-bahan herbal ala Indonesia bisa digunakan. Namun sebagai diagnosis, akupuntur bisa diandalkan.

Hal tersebut disampaikan oleh dosen biofisika di Universitas Airlangga (Unair) Suryaningsih. Mengacu pada riset dan temuannya, diagnosis dengan akupuntur diandalkan untuk melengkapi terapi atau pengobatan menggunakan bahan herbal. Pasalnya selama ini, pengobatan herbal hanya berfokus pada penanganan penyakit seperti panas dan batuk. Namun perihal penyebabnya, umumnya tak terkuak.

"Kalau ini sakit untuk mengobati orang kan diagnosis harus tegak. Kalau diagnosisnya benar, maka terapinya pas. Kan begitu. Itu di kita, di Indonesia, sampai sekarang kita terus menggali. Di Indonesia itu diagnosisnya pakai apa? Ternyata saya menemukan, akhirnya saya kursus waktu itu masih belum ada saya kursus akupuntur," jelasnya dalam rapat Komisi IX DPR RI bersama Pengurus Perkumpulan Pengobat Tradisional Interkontinental Indonesia (PPT), Selasa (29/11/2022).

"Saya kursus akupunktur. Akhirnya saya menemukan bahwa untuk diagnosis itu ilmunya sudah establish itu akupuntur. Kita menggunakan akupuntur untuk diagnosisnya kemudian terapinya kita menggunakan herbal Indonesia," imbuh Suryaningsih.

Pesan buat Pak Menteri

Dalam kesempatan tersebut juga, Suryaningsih menyuarakan harapannya bagi Menteri Kesehatan RI, yakni Budi Gunadi Sadikin. Ia menegaskan, mengacu pada temuannya dengan pendekatan fisika, titik pengobatan akupuntur yang tidak kasat mata pada tubuh benar-benar ada. Maka dari itu menurutnya, prosedur akupuntur bisa diandalkan sebagai metode diagnosis.

"Mengapa akupuntur? Mohon maaf, karena saya orang fisika, mungkin bisa disampaikan ke Bapak Menteri. Pak Menteri kan juga orang fisika, kan juga beliau kalau saya di kesehatan, beliau akhirnya ke tempat mana-mana. Saya orang fisika. Artinya apa? Bahwa titik akupuntur itu ada," beber Suryaningsih.

"Saya sudah membuktikan sendiri. Ini disertasi saya, bahwa meridien itu ada, memang ada. Ini saya kerjakan di Jepang. Jadi sebelum kami mendirikan pengobatan tradisional, menegakkan diagnosisnya menggunakan ilmu akupuntur, itu sudah kami buktikan ternyata memang ada titik akupuntur secara fisika," pungkasnya.



Simak Video "Ramuan Herbal Pengganti Obat Sirup dari PDPOTJI"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT