Tak Cuma 'Lamban', Ini Penyebab Stunting yang Dilontarkan Gitasav ke Netizen

ADVERTISEMENT

Tak Cuma 'Lamban', Ini Penyebab Stunting yang Dilontarkan Gitasav ke Netizen

Vidya Pinandhita - detikHealth
Selasa, 29 Nov 2022 18:31 WIB
Gita Savitri Devi
Gitasav diserbu netizen akibat sembarangan bicara 'stunting'. (Foto: Instagram @gitasav)
Jakarta -

Istilah 'stunting' kini ramai diperbincangkan di media sosial. Pasalnya, influencer Gitasav merespons komentar hujatan seorang netizen dengan tudingan stunting lantaran dianggap lamban berpikir. Memangnya, apa sebenarnya penyebab stunting? Benarkah bisa bikin seseorang lamban dalam berpikir?

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr Hasto Wardoyo, SpOG meluruskan, stunting adalah kondisi gagal tumbuh. Orang dengan stunting pasti memiliki fisik yang pendek, dibarengi kecerdasan intelektual yang rendah dan kualitas sistem tubuh yang lemah.

dr Hasto menegaskan, tidak sepatutnya stunting dijadikan bahan olokan untuk merendahkan orang lain. Juga di samping itu, tidak semerta-merta orang yang pendek bisa disimpulkan stunting.

"Pendek belum tentu stunting. Jadi orang yang tidak cerdas juga belum tentu stunting. Karena stunting itu ada ciri tersendiri, kompleks tersendiri. Sehingga secara ilmiah, tidak benar juga kalau orang kemudian secara spontan (mengatakan) 'oh kamu stunting'," ungkap dr Hasto pada detikcom, Senin (28/11/2022).

Apa yang bikin orang stunting?

dr Hasto menjelaskan, terdapat tiga penyebab stunting. Mulai dari riwayat sakit-sakitan hingga kurangnya pemenuhan kebutuhan nutrisi saat bayi, berikut penjelasannya:

1. Suboptimal Health

Pada kondisi ini, seorang bayi sering sakit-sakitan pada usia 1.000 hari pertama pasca kelahiran, atau di umur di bawah dua tahun, berisiko mengalami pertumbuhan yang kurang sukses.

2. Suboptimal Nutritional

"Dalam 1.000 hari kehidupan pertama atau usia dua tahun kurang itu barangkali sering tidak mendapatkan protein hewani yang cukup, makanan yang cukup. Mungkin ASI-nya nggak cukup, termasuk dalam waktu hamil mungkin ibunya kurang mendapatkan nutrisi atau ibunya anemia, dan seterusnya. Hal seperti itu yang menjadi penyebab," terang dr Hasto.

NEXT: Stunting bisa disebabkan anak tidak 'happy'. Apa hubungannya?

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT