Anak Nggak Mau Makan Bisa Jadi Indikasi Bahaya, Waspadai Tandanya

ADVERTISEMENT

Anak Nggak Mau Makan Bisa Jadi Indikasi Bahaya, Waspadai Tandanya

Nurul Febian Danari - detikHealth
Kamis, 01 Des 2022 17:06 WIB
Shot of a little girl refusing to eat her food
Foto: iStock
Jakarta -

Gerakan tutup mulut (GTM) atau ketika anak menolak untuk makan sering kali ditemui, apalagi selama masa pengenalan makanan padat atau MPASI. Biasanya ini adalah kondisi yang umum dan wajar terjadi.

Ada beberapa alasan yang menyebabkan anak menolak makan. Namun, jika anak melakukan GTM selama berbulan-bulan, orang tua harus segera mencari penyebab dan alasan anak mogok makan agar mudah mencari solusinya. Sebab, kondisi ini akan berpengaruh pada nutrisi anak dan efek dari mogok makan ini akan terlihat setelah 6 bulan kemudian.

Tanda Anak Mogok Makan

Dokter Spesialis Anak sekaligus Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSCM, Dr. dr. Aryono Hendarto, Sp.A (K), MPH, menjelaskan kondisi anak yang melakukan GTM tidak selalu bertubuh kurus. Bisa jadi anak bertubuh gemuk juga belum tentu gizi mikronya terpenuhi.

"Ditemui dalam beberapa kasus, anak gemuk malah kadar sel darah merahnya (hemoglobin) dalam darah rendah. Ini mengindikasikan anak kekurangan zat gizi mikro yaitu zat besi," jelasnya, dikutip dari HaiBunda, Kamis (1/12/2022).

Tanda lain yang perlu menjadi perhatian orangtua ketika anaknya melakukan GTM dalam kondisi berbahaya. Misalnya kondisi seperti:

  • Gangguan sistem pencernaan
  • Gangguan sistem pernapasan
  • Diare berulang
  • Demam
  • Infeksi

Ketika kondisi ini terjadi, sebaiknya segera bawa anak ke dokter. Apalagi ketika berat badan anak tidak sesuai dengan target.

TERUSKAN MEMBACA DI SINI



Simak Video "99 Persen Masyarakat Indonesia Sudah Punya Antibodi Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT