Mengenal Fentanil, Dikaitkan 'Wabah' AS Tewaskan Banyak Orang di Jalanan

ADVERTISEMENT

Mengenal Fentanil, Dikaitkan 'Wabah' AS Tewaskan Banyak Orang di Jalanan

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 02 Des 2022 10:50 WIB
Di sebuah gang kecil di Los Angeles yang kotor, penuh tunawisma pecandu fentanil yang sakau. Beberapa dari mereka bahkan tewas karena overdosis.
Wabah fentanil di AS (Foto: AP Photo/Jae C. Hong)
Jakarta -

Amerika Serikat bikin heboh dunia terkait wabah 'fentanil'. Dilaporkan lebih dari 100 ribu warga Amerika Serikat yang meninggal akibat overdosis obat dalam satu tahun kebelakang selama pandemi COVID-19.

Disebut wabah horor fentanil lantaran banyak warga AS ditemukan tak bernyawa usai mengonsumsi obat opioid sintetis tersebut.

Para tunawisma juga ditemukan tewas tergeletak usai menggunakan fentanil, bahkan seorang bayi pun dilaporkan hampir meninggal akibat memakan obat tersebut. Meskipun demikian, pihak kepolisian belum merinci lebih lanjut bagaimana awal mula bayi tersebut bisa menelan fentanil.

Namun, mereka mencari kemungkinan obat-obatan fentanil tersebar bebas di taman, dengan melakukan penelusuran taman terkait.

Apa Itu Fentanil?

Fentanil adalah suatu obat yang dikembangkan untuk mengobati rasa sakit yang hebat akibat penyakit seperti kanker. Penggunaan fentanil dalam dosis kecil dapat berakibat fatal karena obat ini 50 kali lebih kuat dari heroin.

Menurut Badan Penegakan Narkotika Amerika Serikat, fentanil dengan cepat menjadi obat mematikan di Amerika Serikat. Bahkan, Pusat dan Pengendalian Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut kematian akibat overdosis obat tercatat melonjak 28,5 persen selama 12 bulan terakhir sejak April lalu.

Efek Samping Fentanil

Dikutip dari Monthly Index of Medical Specialities (MIMS), fentanil dapat menyebabkan sejumlah efek samping, seperti:

  • Pusing
  • Kantuk
  • Beberapa masalah penglihatan seperti kabur
  • Bisa menyebabkan tekanan darah turun
  • Mual
  • Muntah
  • Sembelit
  • Mulut kering
  • Sakit perut
  • Pembengkakan bagian mulut
  • Sulit tidur
  • Keringat berlebihan

Beberapa efek samping mungkin memerlukan bantuan medis segera, seperti:

  • Pernapasan berat, lambat atau dangkal
  • kantuk yang ekstrem atau tidak biasa
  • Merasa pingsan
  • Detak jantung lambat
  • Nyeri dada
  • Demam sangat tinggi
  • Ootot kaku,
  • Gerakan tak sadar
  • Perubahan status mental
  • Halusinasi (melihat, mendengar atau merasakan hal-hal yang tidak ada)
  • Kejang
  • Mual dan muntah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Kelelahan
  • Kelemahan dan pusing
  • Ruam
  • Pembengkakan wajah, mata, atau mulut

Kenapa Fentanil?

Pakar penyalahgunaan narkoba dan Profesor epidemiologi di Columbia University, Katherine Keyes, mengungkapkan opioid sintetis terutama fentanil menjadi kontributor terbesar melonjaknya kematian akibat overdosis obat. Pengguna obat seperti kokain atau metamfetamin belakangan semakin sering dinyatakan positif fentanil.

"Ini semacam epidemi bergerak yang awalnya terkonsentrasi pada orang-orang yang sering menggunakan opioid seperti heroin, tetapi sekarang mulai menyebar ke orang-orang yang menggunakan obat lain juga," kata dia.

"Itu dengan cepat meningkatkan angka kematian akibat overdosis pada pengguna obat-obatan yang lebih luas," sambungnya lagi.



Simak Video "Catat Lebih dari 92 Juta Kasus, Warga AS Pesimis soal Pandemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT