dr Boyke Bicara Tenda Sakinah Cianjur, Tempat Bercinta Pasutri Korban Gempa

ADVERTISEMENT

dr Boyke Bicara Tenda Sakinah Cianjur, Tempat Bercinta Pasutri Korban Gempa

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jumat, 02 Des 2022 11:07 WIB
Tenda Sakinah
Tenda Sakinah di Cianjur. (Foto: Ajat Sudrajat/ANTARA)
Jakarta -

Baru-baru ini tenda sakinah ramai disorot netizen lantaran tempat tersebut dikhususkan sebagai lokasi hubungan seksual pasangan suami istri terdampak gempa di Cianjur. Penggagas Feri R Firdaus mengaku ada keluhan warga yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan biologis suami istri akibat bencana gempa bumi.

Misalnya, pasangan suami istri di Desa Pasir Goong yang sebelumnya terpisah jarak, baru kembali bertemu pasca gempa terjadi.

"Nah warga ini, kan dia hampir dua bulan kerja di luar, ninggalin istri, niatnya melepas rasa rindu sama istri setelah dua bulan merantau kerja. Tapi apa daya terjadi gempa," tuturnya, dikutip dari Antara.

Menurut pakar seks dr Boyke Dian Nugraha, bukan merupakan sesuatu yang 'aneh' jika seseorang masih memikirkan soal seks di tengah terdampak bencana. Berhubungan seks bak kebutuhan wajib para pasangan suami istri.

"Kebutuhan seks itu kan seperti makan dan minum saja, dan itu hanya bedanya kalau orang nggak makan nggak minum mati, kalau orang melakukan hubungan seks ya nggak mati, bedanya itu cuma jadi pusing," tutur dia kepada detikcom, ditulis Jumat (2/12/2022).

Tenda yang dibuat khusus pasutri, selama masih disediakan dengan higienis menurutnya menjadi langkah baik panitia untuk menolong korban bencana gempa.

"Sama dengan kenapa sih di penjara juga disediakan tempat khusus untuk melakukan hubungan suami istri melakukan seks, karena ya namanya hubungan suami istri itu kan sesuatu yang alami," sambung dia.

"Sesuatu fitrah yang diberikan oleh tuhan kepada kita, jadi kalau mereka pun disediakan tenda dekat korban lokasi gempa suami istri ya boleh-boleh saja dan menurut saya itu sangat humanis sekali," pungkasnya.

(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT