8 Tanda-tanda Kanker Testis, Termasuk Zakar Tidak Balance

ADVERTISEMENT

8 Tanda-tanda Kanker Testis, Termasuk Zakar Tidak Balance

Fadilla Namira - detikHealth
Senin, 05 Des 2022 06:55 WIB
tren celupkan testis ke dalam kecap asin dan jus jeruk
Tanda-tanda kanker testis (Foto: Istock)
Jakarta -

Sejumlah kondisi nonkanker, seperti cedera testis atau peradangan, dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan tanda-tanda kanker testis. Kendati demikian, para pria harus tetap jeli dan berwaspada dengan masalah kesehatan yang mereka alami. Sebab, sel kanker bisa tumbuh kapan saja.

Testis atau buah zakar adalah salah satu organ bagian dari sistem reproduksi pria yang menghasilkan sperma dan hormon testosteron. Umumnya, seorang pria hanya memiliki dua buah testis yang terletak di bawah penis. Organ ini diselimuti oleh semacam kantong yang disebut skrotum.

Jika sel-sel sehat di testis berubah dan tumbuh tidak terkendali, terbentuklah tumor ganas pemicu kanker. Kebanyakan dari jenis kanker ini berkembang di sel penghasil sperma atau dikenal sebagai germinal.

Sebagian besar kasus kanker testis ditemukan pada pria berumur 20-45 tahun. Global Burden Of Cancer Study (Globocan) 2020 mencatat kanker testis di Indonesia sudah mencapai 1.497 kasus dan angka kematiannya sebesar 430 jiwa. Meski angkanya terbilang kecil, tetap saja penyakit ini wajib diwaspadai.

Tanda-tanda Kanker Testis

Dikutip dari American Society of Clinical Oncology (ASCO), testis yang membesar atau membengkak adalah gejala awal dari kanker testis. Namun, ada masalah kesehatan lain yang diduga sebagai pertanda penyakit berbahaya ini, antara lain:

Benjolan yang tidak nyeri pada kedua testis. Jika disadari lebih awal, benjolan ini mungkin hanya seukuran kacang polong.

Timbul rasa nyeri atau mati rasa pada testis atau area sekitar skrotum.

  • Skrotum terasa lebih berat dari biasanya.
  • Pertumbuhan kedua testis yang tidak seimbang.
  • Sakit di perut bagian bawah atau selangkangan.
  • Penumpukan cairan di skrotum tanpa penyebab yang jelas.
  • Pembengkakan di salah satu atau kedua kaki.
  • Nyeri di payudara atau tumbuh jaringan payudara (ginekomastia) karena gangguan hormon.
  • Pada tingkat (stadium) lanjut, kanker testis berpotensi menimbulkan tanda-tanda lain, seperti:
  • Nyeri di punggung bawah.
  • Nyeri dada.
  • Penumpukan lendir (dahak) di saluran pernapasan.
  • Sesak napas.

Bila seorang pria mengalami tanda-tanda kanker testis, jangan malu melaporkannya ke dokter ahli. Pemeriksaan lebih dini justru meningkatkan peluang kesembuhan. Selain itu, pengobatan yang diberikan akan lebih efektif.

Baca juga: Kanker Testis



Simak Video "Sebastien Haller Idap Tumor Testis, Kenali Gejala-Faktor Risikonya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT