Sederet Penyebab Kelelahan, Dialami Lord Rangga Sunda Empire Sebelum Meninggal

ADVERTISEMENT

Sederet Penyebab Kelelahan, Dialami Lord Rangga Sunda Empire Sebelum Meninggal

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Rabu, 07 Des 2022 17:30 WIB
Lord Rangga.
Petinggi Sunda Empire, Raden Rangga Sasana (Foto: Instagram Lord Rangga)
Jakarta -

Petinggi Sunda Empire Raden Rangga Sasana meninggal dunia pada Rabu (7/12/2022). Sebelum meninggal, ia disebut mengalami kelelahan hingga harus diopname di rumah sakit. Adapun kabar tersebut disampaikan langsung oleh pihak keluarga Lord Rangga.

"Beliau terlalu capek, tidak berdaya hingga akhirnya hari ini beliau dipanggil Yang Maha Kuasa," kata adik kandung Lord Rangga, Harto Paryono, saat dihubungi detikcom lewat telepon, Rabu (7/11).

Menurut Harto, Lord Rangga belakangan waktu ini sibuk dengan berbagai aktivitas di Jakarta. Saking sibuknya, Lord Rangga pun kelelahan hingga jatuh sakit.

Dikutip dari Medical News Today, kelelahan atau disebut fatigue merupakan kondisi ketika seseorang merasa lelah, lesu, atau kurang tenaga. Kondisi ini tidak sama dengan sekadar merasa ngantuk biasa.

Selain itu, kondisi ini juga dapat menjadi tanda umum dari masalah kesehatan di dalam tubuh, baik ringan maupun serius. Karenanya, kelelahan tak boleh dianggap remeh.

Penyebab Kelelahan

Terdapat banyak kemungkinan yang dapat menyebabkan kelelahan. Dikutip dari Healthline, faktor-faktor penyebab kelelahan dibagi menjadi tiga kategori, di antaranya:

Faktor Gaya Hidup

  • Mengerahkan tenaga fisik
  • Kurangnya aktivitas fisik
  • Kurang tidur
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Periode stres emosional
  • Minum obat tertentu, seperti antidepresan atau obat penenang
  • Mengonsumsi alkohol secara teratur
  • Menggunakan obat-obatan terlarang, seperti kokain
  • Terlalu banyak mengonsumsi kafein
  • Tidak mengonsumsi makanan bergizi

Faktor Kesehatan Fisik

Kondisi medis tertentu dapat menyebabkan kelelahan, seperti:

  • Anemia
  • Radang sendi
  • Fibromyalgia (Gangguan yang ditandai dengan nyeri muskuloskeletal)
  • Sindrom kelelahan kronis
  • Infeksi, seperti pilek dan flu
  • Penyakit Addison, kelainan yang dapat memengaruhi kadar hormon
  • Hipotiroidisme, atau tiroid yang kurang aktif
  • Hipertiroidisme, atau tiroid yang terlalu aktif
  • Gangguan tidur, seperti insomnia
  • Gangguan makan, seperti anoreksia
  • Gangguan autoimun
  • Gagal jantung kongestif
  • Kanker
  • Diabetes
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati
  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
  • Emfisema (penyakit kronis atau jangka panjang akibat kerusakan pada alveolus, yaitu kantong udara kecil pada paru-paru)

Faktor Kesehatan Mental

  • Stres
  • Kecemasan
  • Depresi


Simak Video "Berikut Kebiasaan yang Dapat Memicu Kanker"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT