Viral Tak Sengaja Makan Belatung saat Santap Nasi Padang, Bisa Gini Efeknya

ADVERTISEMENT

Viral Tak Sengaja Makan Belatung saat Santap Nasi Padang, Bisa Gini Efeknya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kamis, 12 Jan 2023 11:24 WIB
Assortment of Minangkabau dishes served on the table in ‘hidang’ style; means serving the eatery’s menu on the table. The dishes are plated on small ceramic plates and stacked as to save some spaces on the table.
Ilustrasi makanan nasi padang. (Foto: Getty Images/iStockphoto/MielPhotos2008)
Jakarta -

Viral bikin merinding, seorang netizen tidak sadar memakan belatung saat sarapan. Ia membeli nasi padang dan tidak mengetahui jika makanan itu rupanya dipenuhi belatung.

''Sarapan pagi beli nasi padang banyak uletnya. Mana udah mau habis pula,'' curhat @yully_wb_wt.

''Gimana ini? Belatungnya sudah masuk dalam perutku,'' lanjut dia.

Dalam video viral yang diunggah di akun TikTok pribadinya, terlihat banyak belatung di dalam daging ayam. Apa yang terjadi pada tubuh saat tak sengaja memakan belatung?

Dikutip dari Medical News Today, hal semacam itu mungkin bisa terjadi jika seseorang memakan makanan busuk yang terkontaminasi larva lalat. Secara umum, kemungkinan efeknya tidak berujung serius.

Namun, dalam beberapa kasus bisa saja orang yang tidak sengaja memakan belatung mengalami komplikasi kesehatan seperti keracunan bakteri. Belatung adalah larva lalat rumah biasa. Belatung memiliki panjang sekitar 3-12 milimeter, tidak memiliki kaki, dan berwarna putih atau krem.

Efek yang Mungkin Terjadi

Dampak tak sengaja memakan belatung adalah infeksi salmonella dan escherichia coli, yakni bakteri yang dapat ditularkan oleh lalat dan belatung ke manusia.

Salmonella

Salmonella adalah salah satu penyebab paling umum penyakit bawaan makanan. Gejala infeksi Salmonella biasanya meliputi:

  • kram perut
  • mual dan muntah
  • diare
  • demam

Gejala biasanya dimulai antara 12 dan 72 jam setelah seseorang menelan bakteri, dan penyakit biasanya berlangsung selama 4 sampai 7 hari.

Orang dengan keracunan salmonella seringkali sembuh tanpa pengobatan. Namun, muntah dan diare bisa menyebabkan dehidrasi parah dan, terkadang, orang tersebut membutuhkan rawat inap. Oleh karena itu, penting bagi orang yang keracunan salmonella meminum banyak cairan, termasuk kaldu bening dan jus buah, untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang.

Keracunan E coli

Ada banyak strain yang berbeda dari E. coli. Meskipun kebanyakan strain tidak berbahaya, beberapa dapat menyebabkan seseorang menjadi sangat sakit.

Gejala infeksi E coli di antaranya:

  • kram perut
  • diare, yang mungkin mengandung darah
  • muntah
  • demam ringan, biasanya kurang dari 101°F

Gejala ini biasanya berkembang antara 1 dan 10 hari setelah menelan bakteri dan dapat berlangsung selama 5-7 hari.

Infeksi E coli dapat berkisar dari sangat ringan hingga parah, dan kadang-kadang bahkan dapat mengancam jiwa. Seperti keracunan salmonella, penting bagi orang untuk minum banyak cairan, mencegah dehidrasi.

Myasis Usus

Myiasis usus adalah jenis myiasis yang dapat terjadi ketika seseorang menelan larva yang bertahan hidup di dalam saluran cerna. Beberapa orang dengan myiasis usus tidak mengalami gejala apa pun dan mungkin baru menyadari setelah melihat larva di tinja mereka.

Namun, gejala myiasis usus dapat meliputi:

  • sakit perut
  • mual dan muntah
  • gatal di anus
  • perdarahan dari rektum


Simak Video "Viral 'Fetish KTP' Diduga Penipuan, Ini Kata Dokter Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT