Ada Apa Xi Jinping? Warga China Teriak Tak Bisa Akses Obat COVID-19

ADVERTISEMENT

Ada Apa Xi Jinping? Warga China Teriak Tak Bisa Akses Obat COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kamis, 19 Jan 2023 13:01 WIB
BERLIN, GERMANY - DECEMBER 03: A demonstrator holds a banner with an image of Chinese President Xi Jinping, during a protest in front of the Chinese Embassy in solidarity with protesters in China on December 3, 2022 in Berlin, Germany. Protests have been occurring in cities across China recently over the countrys ongoing intense Covid lockdowns. A common feature has included protesters holding up blank sheets of A4 paper to symbolize Chinas heavy-handed enforcement against free speech. (Photo by Omer Messinger/Getty Images)
Warga China kesulitan dapat obat COVID-19. (Foto: Getty Images/Omer Messinger)
Jakarta -

Menggilanya infeksi virus Corona di China membuat warga kesulitan mendapatkan akses obat untuk penyakit tersebut. Belum lagi, negara itu membatasi impor obat dan vaksin dari luar negeri untuk penanganan COVID-19.

Diberitakan Reuters, sejauh ini China mengandalkan vaksin dan obat buatan dalam negeri untuk memerangi pandemi. Obat anti-virus COVID-19 Pfizer (PFE.N) Paxlovid tersedia di China tetapi sangat sulit diperoleh melalui saluran resmi.

Molnupiravir yang juga diandalkan sebagai obat COVID-19 belum bebas digunakan meski sudah disetujui pemerintah China.

Pemerintahan Xi Jinping tidak memberikan data tentang berapa banyak perawatan yang disediakan dan di mana obat COVID dapat dibeli, memaksa sebagian besar pasien untuk mengandalkan laporan media, dari mulut ke mulut atau bahkan mengimpor melalui saluran tidak resmi di pasar gelap.

Mereka yang berhasil menemukan pemasok sering berakhir dengan membayar harga selangit, karena permintaan melonjak di tengah gelombang raksasa infeksi COVID-19.

Next: harga obat COVID-19 mahal

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT