Pakar Beri Warning! Bayi Viral Diberi Kopi Saset Efeknya Bisa Begini

ADVERTISEMENT

Pakar Beri Warning! Bayi Viral Diberi Kopi Saset Efeknya Bisa Begini

Fadilla Namira - detikHealth
Rabu, 25 Jan 2023 07:30 WIB
Jakarta -

Seorang ibu pengguna Tiktok belum lama ini membagikan video ketika memberikan kopi instan saset kepada bayinya. Ia beralasan minuman siap saji itu mengandung susu sehingga bisa menggantikan peran susu formula sebagai asupan penting tumbuh kembang bayi.

Unggahan videonya lantas viral dan menuai kecaman warganet. Melihat hal tersebut, dr Juwalita Surapsari, M Gizi, SpGK, dokter spesialis gizi klinik di RS Pondok Indah, menjelaskan kopi instan pada dasarnya memang bukan minuman yang diperuntukkan bagi bayi.

"Kita harus membedakan antara susu dengan produk mengandung susu. Kandungan protein dari produk mengandung susu tidak bisa dianggap setara dengan susu. Ada produk susu segar, ada produk yang mengandung susu, seperti kopi itu," kata dr Juwalita saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2023).

Efek yang ditimbulkan dari kecerobohan tersebut adalah gangguan sistem pencernaan. Hal ini pun sudah diterangkan pada si ibu pemilik video tersebut bahwa bayinya mengalami Buang Air Besar (BAB) sebanyak sembilan kali dalam sehari setelah mengonsumsi kopi instan saset.

"Pengertian diare adalah buang air besar lebih dari 3 kali dalam sehari. Kalau udah 9-10 kali, sudah terlalu banyak, risikonya (bisa) dehidrasi," lanjut Juwalita.

Seperti diketahui, produk olahan kopi umumnya mengandung kadar gula yang banyak sehingga meningkatkan risiko obesitas pada bayi. Di samping itu, tingkat kafeinnya juga terbilang tinggi meski tak sebanding dengan kopi asli pada umumnya. Jika terus diberikan, alhasil sang bayi bisa mengidap masalah kesehatan yang fatal.

"Kopi saset mengandung gula. Jika dilanjutkan terus dan takarannya terlalu banyak, bayi akan tumbuh menjadi anak yang obesitas," bebernya.

"Kafein sifatnya adalah stimulan untuk jantung. Kita tidak tahu apakah setelah itu anak ini jadi berdebar-debar, menjadi cemas atau agitated namanya, jadi lebih cemas," tambahnya lagi.

Jadi bukan perihal susu yang terkandung dalam kopi, namun nutrisi dan efek yang akan diterima oleh bayi tersebut. Dengan demikian, ahli medis menyarankan kepada para orang tua lebih bijak memilih Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang sehat serta seimbang ketika bayi sudah menginjak usia tujuh bulan.

(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT