Aktivis Lieus Sungkharisma Meninggal Sakit Jantung, Kenali 8 Penyebabnya

ADVERTISEMENT

Aktivis Lieus Sungkharisma Meninggal Sakit Jantung, Kenali 8 Penyebabnya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Rabu, 25 Jan 2023 08:37 WIB
Tersangka kasus dugaan makar, Lieus Sungkharisma ditangguhkan penahanannya, Senin (3/6/2019). Lieus keluar dengan ekspresi senang sambil mengacungkan dua jarinya.
Lieus Sungkharisma meninggal dunia akibat penyakit jantung (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta -

Aktivis Lieus Sungkharisma meninggal dunia. Ia dikabarkan tutup usia akibat penyakit jantung.

Adapun kabar duka ini dibenarkan oleh ketua GP Mania Immanuel Ebenezer atau Noel. Ia mendapatkan kabar tersebut dari keluarga dan staf Lieus Sungkharisma.

"Betul beliau meninggal dunia," kata Noel saat dikonfirmasi, dikutip dari detikNews, Rabu (25/1/2023).

Meskipun begitu, sampai saat ini belum diketahui jenis penyakit jantung apa yang dialami oleh Lieus.

Dikutip dari Mayoclinic, penyakit jantung adalah kondisi saat jantung mengalami gangguan. Beberapa jenis penyakit jantung, antara lain:

  • Penyakit pembuluh darah, seperti penyakit arteri koroner
  • Detak jantung tidak teratur (aritmia)
  • Masalah jantung yang Anda alami sejak lahir (cacat jantung bawaan)
  • Penyakit otot jantung
  • Penyakit katup jantung

Pemicu Penyakit Jantung

Meski penyebabnya tergantung dari jenis penyakit jantung yang diidap oleh pasien, namun terdapat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini. Di antaranya:

1. Usia

Bertambahnya usia dapat meningkatkan risiko otot jantung melemah dan menebal.

2. Jenis kelamin

Pria lebih berisiko terserang penyakit jantung dibanding wanita. Namun, risiko penyakit jantung akan meningkat pada wanita setelah masa menopause.

3. Riwayat keluarga

Risiko terkena penyakit jantung cukup tinggi jika memiliki ayah atau saudara laki-laki yang mengidap penyakit jantung sebelum usia 55 tahun. Risiko yang sama juga bisa dialami jika memiliki ibu atau saudara perempuan yang mengidap penyakit jantung sebelum usia 65 tahun.

4. Rokok

Kandungan zat di dalam asap rokok dapat merusak arteri dan membuat pembuluh darah menyempit. Oleh sebab itu, serangan jantung lebih sering terjadi pada perokok.

5. Pola makan buruk

Konsumsi makanan tinggi lemak, gula, garam, dan kolesterol, berkontribusi pada penyakit jantung.

6. Hipertensi

Tekanan darah tinggi yang tidak terkendali dapat membuat pembuluh darah menebal sehingga dapat mempersempit aliran darah.

7. Kadar kolesterol tinggi

Kolesterol tinggi dapat membentuk timbunan plak pada pembuluh darah dan meningkatkan risiko terjadinya aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah).

8. Kurang menjaga kebersihan diri

Sangat penting untuk menyikat dan membersihkan gigi dan gusi sesering mungkin. Dapatkan juga pemeriksaan gigi secara teratur. Gigi dan gusi yang tidak sehat memudahkan kuman masuk ke aliran darah dan berpindah ke jantung. Ini dapat menyebabkan endokarditis.

Selain sejumlah faktor di atas, kurang berolahraga, stres yang tidak dikelola dengan baik, hingga beberapa kondisi seperti diabetes atau berat badan berlebih, juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Simak Video 'Kabar Duka, Lieus Sungkharisma Meninggal Dunia':

[Gambas:Video 20detik]



(suc/suc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT