Diabetes tidak menjadi sebuah halangan untuk berpuasa, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak. Namun, penderita diabetes tidak dapat melakukannya dengan sembarangan, termasuk dalam memilih makanan yang dikonsumsi saat sahur maupun berbuka.
Selama berpuasa, penderita diabetes juga harus menjaga kadar gula darah agar tetap normal, tidak terlalu tinggi atau rendah. Hal ini bisa disesuaikan dengan makanan yang dikonsumsi saat sahur.
Lalu, apa saja menu sahur yang baik untuk anak dengan diabetes?
Pakar endokrinologi anak Prof Dr dr Aman B Pulungan, SpA(K), mengungkapkan biasanya kebutuhan kalori untuk anak dengan diabetes harus dihitung, terlebih karbohidratnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai contoh, biasanya saat tidak puasa anak diberikan 2.000 kalori per hari. Namun, selama puasa asupan itu dikurangi menjadi hanya 80 persennya saja.
"Makanannya itu dari 80 persen kalori dibagi untuk buka puasa dan sahur. Untuk buka puasa kita bisa berikan 50 persen dan 30 persen untuk sahur. Tapi akan lebih baik jika diberikan seimbang untuk mencegah hipoglikemia," jelas Prof Aman saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (28/3/2023).
Untuk pilihan makanannya, Prof Aman menganjurkan untuk memberikan karbohidrat yang kompleks. Diusahakan karbohidrat yang dikonsumsi lebih lambat diserap tubuh.
Namun, untuk kebutuhan makanan lainnya, seperti protein, bisa memilih asupan yang sesuai kebutuhan anak.
"Dan karbohidratnya kita anjurkan yang kompleks. Misalnya seperti roti gandum, atau kalau beras ada beberapa yang mengandung karbohidratnya lebih kompleks dan indeks gliserin-nya lebih rendah. Kalau untuk proteinnya bebas," pungkasnya.
(sao/kna)











































