Momen haru keluarga Ridwan Kamil menghadiri wisuda mendiang anaknya, Emmeril Khan Mumtadz atau Eril disorot publik. Pasalnya, Institut Teknologi Bandung (ITB) menguji tugas akhir Eril beberapa bulan setelah dirinya meninggal dunia.
Uji tersebut dilakukan untuk memberikan penilaian apakah tugas akhir Eril layak dinyatakan lulus atau tidak.
Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Kang Emil itu menyebut pihak keluarga sebetulnya tidak meminta ITB untuk menguji tugas akhir Emil hingga mendapat gelar sarjana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, ia dan keluarga sudah mengikhlaskan kepergian almarhum Eril. Meski begitu, keberhasilan Eril dan tim menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ridwan Kamil.
"Projectnya almarhum kira-kira adalah menciptakan teknologi scanning penyakit kulit menggunakan kamera hape," ceritanya dalam akun Instagram pribadi, dikutip Senin (10/4/2023).
"Yang kemudian dibaca oleh machine learning. Kerja bersama tim-nya," lanjutnya.
Adapun sidang pertama dilakukan di fakultas dengan penguji beberapa guru besar atau profesor. Hasilnya dinyatakan memenuhi syarat standar ketat ITB.
"Dear A Eril. Bahkan setelah kamu berpulang pun, Allah SWT masih menyayangimu dengan memberikan kemuliaan dan kehormatan kepadamu. Selamat ya A," kenang Kang Emil.
(naf/up)











































