Sederet Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari, Salah Satunya Bisa Pangkas Lemak

Sederet Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari, Salah Satunya Bisa Pangkas Lemak

Anggi Rustiana - detikHealth
Jumat, 01 Sep 2023 05:00 WIB
Sederet Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari, Salah Satunya Bisa Pangkas Lemak
Ilustrasi. (Foto: iStock)
Jakarta -

Air merupakan zat penting yang menyusun 50 hingga 60 persen tubuh seseorang. Tubuh manusia membutuhkan air untuk mengangkut nutrisi dan oksigen, mengatur suhu tubuh, hingga melindungi organ dan jaringan.

Adapun kebutuhan cairan setiap individu berbeda. Orang dewasa biasanya disarankan minum sebanyak 8 gelas atau dua liter air putih setiap hari.

Jika tidak mengonsumsi cukup air sepanjang hari maka dapat menyebabkan dehidrasi yang merugikan bagi kesehatan. Dikutip dari healthline, berikut beberapa alasan pentingnya minum air putih tiap pagi hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Membantu rehidrasi tubuh

Urine cenderung berwarna gelap di pagi hari. Hal tersebut terjadi karena tubuh dalam keadaan dehidrasi pada saat pagi hari, sehingga warna urine menjadi pekat.

Meskipun terang-gelapnya urine tidak bisa menjadi indikator tubuh dehidrasi, namun biasanya saat bangun tidur muncul sensasi haus yang menandakan tubuh kekurangan air.

ADVERTISEMENT

2. Dapat mengurangi kalori

Konsumsi air putih pada pagi hari juga dapat mencegah kenaikan berat badan. Hal itu karena air putih dapat memberikan perasaan kenyang, sehingga seseorang tidak tertarik untuk mengonsumsi camilan yang tinggi kalori dan lemak yang bisa memicu pertambahan berat badan.

3. Mengeluarkan racun

Minum air putih di pagi hari atau setelah bangun tidur dalam kondisi perut yang kosong dapat membantu mengeluarkan racun di dalam tubuh.

4. Meningkatkan kerja otak

Kekurangan cairan atau dehidrasi bisa menyebabkan penurunan kinerja otak yang ditandai dengan kesulitan menyelesaikan pekerjaan rumah atau kantor, sulit memahai hal baru, hingga mudah lupa. Oleh karena itu, minum segelas air putih sangat disarankan untuk meningkatkan kerja otak.




(Anggi Rustiana/suc)

Berita Terkait