Pengakuan Miliarder AS Klaim Punya Darah Super yang Bisa Bikin Ayahnya 25 Tahun Lebih Muda

Pengakuan Miliarder AS Klaim Punya Darah Super yang Bisa Bikin Ayahnya 25 Tahun Lebih Muda

Averus Kautsar - detikHealth
Kamis, 16 Nov 2023 18:25 WIB
Pengakuan Miliarder AS Klaim Punya Darah Super yang Bisa Bikin Ayahnya 25 Tahun Lebih Muda
Bryan Johnson. (Foto: Blueprint)
Jakarta -

Seorang miliarder dan pengusaha teknologi Bryan Johnson (46) kerap membagikan berbagai ritual kontroversial yang ia lakukan untuk bisa awet muda. Ia sangat terobsesi untuk menjadi muda dan merogoh miliaran rupiah demi memperlambat penuaan pada tubuhnya.

Beberapa 'hal gila' yang ia lakukan antara lain memodifikasi tubuh, mengonsumsi puluhan pil sehari, hingga melakukan peremajaan alat vital agar ia bisa ereksi seperti anak muda.

Tidak hanya pada dirinya, ia juga melakukan eksperimen anti penuaan pada ayahnya yang berusia 70 tahun. Ayahnya saat itu dinilai memiliki usia biologis 71 tahun. Bryan mengklaim bahwa ia berhasil menghambat laju penuaan ayahnya hingga 25 tahun. Hal itu berhasil ia lakukan dengan memberikan transfusi 'darah super' miliknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Darah super saya mengurangi usia ayah saya sebanyak 25 tahun," katanya dikutip dari Insider, Kamis (16/11/2023).

Miliarder ini mengatakan ayahnya disuntik dengan satu liter plasma yang merupakan bagian cair dari darah. Semenjak prosedur tersebut, Bryan menuturkan bahwa ayahnya kini seperti berusia 46 tahun.

ADVERTISEMENT

Johnson berhati-hati dalam menyusun temuannya sendiri. Ia mengatakan bahwa dirinya mendasarkan penilaian terhadap penuaan ayahnya pada suatu biomarker yang merupakan tanda medis yang dapat diketahui melalui tes. Johnson sendiri tidak menjelaskan penanda mana yang ia gunakan.

"Kita juga tidak mungkin mengetahui dari satu intervensi apakah suntikanlah yang menyebabkan perubahan laju penuaan, atau apakah ada hal lain yang terjadi," ujarnya.

Bryan memberikan plasmanya kepada sang ayah enam bulan lalu. Pada hari yang sama, Bryan juga mendapatkan plasma dari putranya yang masih 17 tahun, meskipun ia mencatat secara pribadi tidak merasakan manfaat dari prosedur tersebut.

Ia menganggap dirinya sebagai sebagai 'atlet anti penuaan'. Ia telah mencoba puluhan intervensi pada dirinya untuk melihat apakah dirinya bisa memperlambat penuaan.

Beberapa klinik di AS menawarkan suntikan plasma dari donor muda sebagai pengobatan anti penuaan. Namun, hingga kini belum ada bukti klinis yang meyakinkan terkait kemanjurannya menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).




(avk/kna)

Berita Terkait