Seorang pria di Tasikmalaya, Jawa Barat, menceritakan kisahnya mengidap diabetes di usia 28 tahun. Awalnya dia tak menyangka akan mengidap penyakit tersebut karena menganggap diabetes hanya akan menyerang orang tua.
Bercerita di X (dulunya Twitter), Irfan Ferlanda mengatakan gaya hidupnya dulu tak sebat. Doyan minum manis dan jarang olahraga membuat kadar gula darahnya melonjak.
Lebih lanjut Irfan menjelaskan, dirinya sempat mengalami gejala berupa kebas di bagian kelingking kaki umbas diabetes.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama mengidap diabetes ini tiga gejala klasik muncul ya. Mulai dari mudah lapar, haus, dan sering buang air kecil. Selain itu ada juga sedikit masalah dengan kelingking kaki saya yang terasa sedikit kebas sampai sekarang," beber Irfan kepada detikcom.
Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Penyakit ini akan membuat fungsi pankreas terganggu sehingga tak lagi mampu memproduksi insulin yang membuat gula darah menumpuk di dalam tubuh.
Jika dulu diabetes sering dilabeli 'penyakit orang tua', saat ini usia muda dan produktif juga sudah banyak yang mengidap diabetes. Penyebab diabetes di usia muda dipengaruhi oleh faktor gaya hidup yang tidak sehat.
"Diabetes muda ini adalah bahwa dia nasibnya lebih jelek, lebih progresif. Lebih jelek dibandingkan diabetes tipe 1 sendiri, atau tipe 2 yang munculnya pada orang yang lebih tua," ujar dokter spesialis penyakit dalam, dr Ketut Suastika, SpPD-KEMD dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.
Ada beberapa gejala diabetes di usia muda yang harus diwaspadai. Berikut di antaranya dikutip dari laman Kemenkes:
- Haus yang terus-menerus.
- Sering buang air kecil.
- Kehilangan berat badan tanpa alasan yang jelas.
- Rasa lelah yang konstan.
- Luka yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh.
- Penglihatan yang kabur.
(kna/kna)











































