Dinkes Minta RS hingga Puskesmas di DKI Siaga 'Super Flu'

Dinkes Minta RS hingga Puskesmas di DKI Siaga 'Super Flu'

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Selasa, 06 Jan 2026 13:04 WIB
Dinkes Minta RS hingga Puskesmas di DKI Siaga Super Flu
ilustrasi warga DKI memakai masker (Foto: Muhammad Farrel / detikfoto)
Jakarta -

Super Flu, varian influenza tipe A H3N2 subclade K, belakangan memicu kewaspadaan setelah ditemukan di Indonesia. Berdasarkan hasil Whole Genome Sequencing (WGS) Kementerian Kesehatan, virus ini telah beredar di Indonesia sejak Agustus 2025 dan terdeteksi di delapan provinsi dengan total 62 kasus.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kasus Super Flu di Provinsi DKI Jakarta. Seiring dengan perkembangan tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta telah menginformasikan kepada sejumlah fasilitas kesehatan di Ibu Kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Super Flu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah ini mencakup pengenalan gejala dan tanda penyakit, serta penguatan upaya promotif dan preventif, terutama untuk kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pneumonia.

Upaya pencegahan yang ditekankan antara lain:

ADVERTISEMENT
  • Sering mencuci tangan menggunakan sabun
  • Menggunakan masker jika sedang sakit
  • Menerapkan etika batuk
  • Menghindari menyentuh wajah
  • Menjaga asupan nutrisi seimbang, minum air minimal 2 liter per hari, istirahat cukup, dan berolahraga teratur
  • Segera mengunjungi fasilitas kesehatan jika keluhan berlanjut
  • Mewaspadai tanda pneumonia dan pneumonia berat, seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, serta saturasi oksigen di bawah 92 persen

"Pemprov DKI aktif berperan menjalankan fungsi sentinel kasus Influenza-Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) di 5 Puskesmas di tiap kota dan 1 RS untuk mendeteksi lebih awal indikasi penyebaran kasus ISPA di DKI Jakarta," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati kepada wartawan, dikutip Senin (5/1/2026).

Ani menjelaskan, Super Flu merupakan penyakit ISPA yang disebabkan oleh virus influenza tipe A H3N2 subclade K, dengan karakter penularan yang relatif lebih cepat.

Ia juga mengimbau warga Jakarta untuk tetap waspada terhadap potensi penularan, mengingat tingginya mobilitas penduduk pascalibur Natal dan Tahun Baru serta telah memasuki musim penghujan. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk senantiasa menjaga kesehatan.




(suc/up)

Berita Terkait