Jarang Tidur Malam karena Banyak Lemburan? Begini Cara Menebusnya di Siang Hari

Jarang Tidur Malam karena Banyak Lemburan? Begini Cara Menebusnya di Siang Hari

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Selasa, 06 Jan 2026 22:31 WIB
Jakarta -

Mendapatkan tidur yang berkualitas bagi mereka yang suka lembur atau pekerja shift malam, tentu bukan hal mudah. Namun, bukan berarti para pejuang rupiah tersebut tidak bisa mendapatkan tidur yang 'cukup' bukan?

Certified Sleep & Recovery Coach, Vishal Dasani, mengatakan pada dasarnya manusia memang didesain untuk melakukan tidur di malam hari. Namun, tanpa adanya mereka yang bekerja malam, maka tatanan sosial akan berantakan.

"Kalau pekerja shift ini jadwalnya permanent fix night shift memang mereka akan perlu usaha lebih untuk menggeser jadwal mereka. Sebetulnya, dari kebiasaan tidurnya itu tidak berbeda cuma jamnya yang diubah," kata Coach Vishal kepada detikcom, Selasa (6/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perubahan jam tidur ini bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing pekerja. Mungkin bisa langsung tidur setelah shift berakhir atau memberi jeda sebentar sebelum terlelap.

Masalah lainnya, menurut Coach Vishal adalah masih banyak orang yang belum tahu terkait bagaimana cara mendapatkan tidur berkualitas. Bagi para pekerja shift malam yang tidur di pagi atau siang hari, mengubah suasana menjadi gelap penting dilakukan.

ADVERTISEMENT

"Pastikan kamar tidur kita senyaman mungkin, karena kita akan lebih rileks. Minim cahaya, minim suara, alat tidurnya pas," kata Coach Vishal.

"Terus be mindful terhadap stimulan sama alkohol. Stimulan di sini kafein yang dimaksud. Kalau kita konsumsi terlalu banyak, kita jadi semakin sulit tidur," sambungnya.

Apakah Bisa Hutang Tidur dan Dibayar di Weekend?

Menurut penelitian, orang dewasa itu durasi tidur yang cukup adalah 7-9 jam. Rentang tersebut menunjukkan bahwa tidak semua orang harus tidur tepat 8 jam.

Konsep 'hutang tidur' masih marak dilakukan oleh masyarakat, namun menurut Coach Vishal ada jumlah maksimal hutang menurut penelitian yang harus diikuti.

"Banyak masyarakat itu masih memiliki pola perilaku akumulasi hutang tidur, Senin sampai Jumat, lalu Sabtu-Minggu bayar hutang tidurnya," kata Coach Vishal.

"Kalau berdasarkan studi yang saya baca, mereka menyarankan adalah hutang tidur itu tidak lebih dari 3-4 jam akumulasi. Supaya di Sabtu-Minggunya, kalau misalkan Anda harus tidur lebih lama, itu per harinya hanya 1 sampai 2 jam," tutupnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Mitos atau Fakta: Tidur Tanpa Mimpi Tanda Tidur Berkualitas"
[Gambas:Video 20detik]
(dpy/up)

Berita Terkait