Menjelang hari raya Idul Fitri, keinginan untuk tampil dengan wajah mulus, segar, dan sehat menjadi dambaan banyak perempuan. Namun, tantangan utama saat berpuasa adalah kondisi tubuh yang tidak mendapatkan asupan air selama berjam-jam, yang berisiko membuat kulit menjadi kering dan kusam.
Dokter estetika, dr Dara Ayuningtyas, dipl. AAAM, mengatakan kunci utama kulit sehat saat puasa adalah menjaga kebutuhan nutrisi dan cairan tubuh. Pengaturan pola minum air putih sangat krusial agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi meski waktu makan terbatas.
"Yang paling pertama adalah kita harus mengetahui kebutuhan nutrisi dan juga kebutuhan air kita. Karena biasanya kalau bulan puasa kebutuhan air akan berkurang," jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyarankan agar konsumsi air dibagi secara teratur saat berbuka puasa dan sahur agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
Kurangi Karbohidrat, Perbanyak Buah
Agar puasa benar-benar membantu proses detoksifikasi kulit, dr Dara menyarankan untuk sangat memperhatikan menu berbuka. Pilihan makanan yang kaya vitamin dan mineral akan memberikan efek instan pada kesegaran wajah.
"Baiknya pada saat buka puasa kita memilih nutrisi yang tepat, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan mengurangi karbohidrat," katanya.
Buah dan sayur mengandung antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dan membuat kulit tampak lebih segar secara alami.
Pilihan Perawatan yang Direkomendasikan
Bagi masyarakat Indonesia, keluhan kulit kusam masih menjadi masalah utama selama 10 tahun terakhir. Menjelang Lebaran, banyak yang mencari cara aman untuk mendapatkan kulit bright dan fresh.
Salah satu pertimbangan penting bagi masyarakat saat melakukan perawatan mepet jelang Lebaran adalah waktu pemulihan atau downtime. Kebanyakan pasien tidak ingin wajahnya terlihat kemerahan atau mengelupas saat hari H tiba.
Dalam dua tahun terakhir, perawatan DNA Salmon menjadi incaran utama karena mampu memberikan hasil kulit sehat yang tampak alami.
"Kombinasi laser dan DNA Salmon ini tidak ada downtime. Karena kan banyak yang pengin habis treatment tidak ingin ada downtime-nya, ya itu alternatif yang biasa dipakai juga," pungkas dia.











































