Punya GERD Tapi Sering Skip Sarapan? Pantas Saja Aslam Kambuh Terus

Elmy Tasya Khairally - detikHealth
Senin, 03 Agu 2026 05:04 WIB
Foto: Ilustrasi GERD (Getty Images/iStockphoto/Chinnapong)
Jakarta -

Sarapan kerap dianggap sebagai waktu makan yang bisa dilewatkan, terutama bagi orang yang sedang menjalani diet atau memiliki jadwal yang padat. Padahal, tidak semua orang aman melewatkan makan pagi.

Tak hanya pada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak sekolah, kebiasaan ini sebaiknya juga tidak dilakukan oleh pengidap gastroesophageal reflux disease (GERD). Spesialis Gizi Klinik, dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, mengatakan bahwa pasien GERD sebaiknya tetap mendapatkan asupan makanan pada pagi hari.

"Untuk pasien dengan GERD juga sebaiknya sih tetap ada breakfast-nya. Jangan di-skip sampai nanti siang misalnya," kata dr Yaze.

Menurut dr Yaze, jika pengidap GERD tidak sarapan dan baru mulai makan pada siang hari, kadar asam lambung bisa menjadi terlalu tinggi. Akibatnya, saat makan lambung dapat terasa perih.

"Yang namanya asam lambung itu sebenarnya selalu diproduksi. Selalu, setiap saat selalu diproduksi. Terus dia juga ngerti nih, jam-jam berapa harus diproduksinya," kata dr Yaze.



Simak Video "Video: Air Rebusan Kentang Bisa Atasi GERD? Ini Faktanya"


(elk/kna)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork