BMKG Peringatkan Daerah Hadapi Kekeringan hingga Akhir Oktober, Ini Daftarnya

BMKG Peringatkan Daerah Hadapi Kekeringan hingga Akhir Oktober, Ini Daftarnya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Senin, 26 Okt 2026 12:05 WIB
Kekeringan Subang.
Foto: Dian Firmansyah
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sejumlah wilayah di Indonesia yang berpotensi mengalami kekeringan dengan tingkat peringatan Waspada, Siaga, hingga Awas.

Saat ini, sekitar 75 persen wilayah Indonesia masih mengalami musim kemarau. Berdasarkan klasifikasi BMKG, sejumlah wilayah masuk dalam kategori peringatan kekeringan untuk Dasarian III Oktober, yakni periode 21-31 Oktober 2026.

"Bagi masyarakat yang wilayahnya mengalami musim kemarau dihimbau agar menghemat air dan menggunakannya dengan bijak, tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat siang hari jika memungkinkan," ucap BMKG, dikutip dari Instagram resmi, Senin (26/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wilayah-wilayah tersebut tersebar di berbagai provinsi. Berikut daftar wilayah yang masuk dalam setiap klasifikasi peringatan kekeringan BMKG.

AWAS

Beberapa wilayah di provinsi:

ADVERTISEMENT

1. Banten
2. Sumatera Selatan
3. Jawa Barat
4. DI Yogyakarta
5. Jawa Timur
6. Bali
7. Nusa Tenggara Barat
8. Nusa Tenggara Timur
9. Kalimantan Tengah
10. Kalimantan Timur
11. Kalimantan Selatan
12. Gorontalo
13. Sulawesi Tengah
14. Sulawesi Selatan
15. Sulawesi Tenggara
16. Maluku
17. Maluku Utara
18. Papua Selatan

SIAGA

Beberapa wilayah di provinsi:

1. Bangka Belitung
2. Bali
3. Banten
4. Jawa Timur
5. Kalimantan Tengah
6. Maluku
7. Kalimantan Selatan
8. Sulawesi Utara
9. Sulawesi Tengah
10. Sulawesi Tenggara
11. Papua Selatan

WASPADA

Beberapa wilayah di provinsi:

1. Bangka Belitung
2. Banten
3. Jawa Tengah
4. Bali
5. Kalimantan Tengah
6. Kalimantan Timur
7. Gorontalo
8. Sulawesi Tengah
9. Papua Selatan

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Prediksi BMKG: Hujan Lebat Bakal Guyur 67% Wilayah Indonesia di 2025"
[Gambas:Video 20detik] (suc/dpy)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads