Di balik keseruan race day Jakarta Running Festival (JRF) 2026 muncul beberapa istilah di dunia lari yang meramaikan media sosial, seperti corral, COP, hingga DNF. Sebenarnya, apa sih artinya?
Bagi pelari yang sudah sering mengikuti lomba, istilah-istilah tersebut mungkin sudah familiar. Namun, bagi pelari pemula, istilah ini bisa bikin bingung, apalagi jika baru pertama kali mengikuti ajang lari berskala besar.
Dikutip dari dari laman Jakarta Running Festival, berikut arti dari istilah-istilah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Corral, Bukan Sekadar Tempat Menunggu Start
Corral merupakan area atau kelompok tempat pelari berkumpul sebelum memulai lomba. Penyelenggara biasanya membagi peserta ke dalam beberapa kelompok berdasarkan perkiraan kecepatan atau target waktu finis.
Contohnya, pelari dengan target finis 2 jam pada Half Marathon bisa ditempatkan di corral yang berbeda dari pelari dengan target 3 jam. Pun, ini juga terjadi di kategori Full Marathon.
2. COP atau Cut-Off Point
COP merupakan singkatan dari Cut-Off Point. Dalam konteks perlombaan lari, istilah ini merujuk pada titik pemeriksaan di sepanjang rute yang harus dilewati peserta sebelum batas waktu tertentu.
Titik tersebut biasanya menjadi bagian dari pengaturan waktu dan keselamatan lomba. Jika pelari tidak mencapai titik pemeriksaan sesuai ketentuan, panitia dapat meminta peserta menghentikan lomba atau mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.
3. COT atau Cut-Off Time
Berbeda dengan COP, Cut-Off Time (COT) merujuk pada batas waktu maksimal yang ditetapkan untuk menyelesaikan lomba atau melewati titik tertentu.
Sebagai ilustrasi, jika sebuah kategori marathon menetapkan COT lima jam, peserta harus menyelesaikan lomba dalam rentang waktu yang ditentukan panitia agar memenuhi ketentuan finis resmi.
4. DNF atau Did Not Finish
DNF merupakan singkatan dari Did Not Finish, yakni status bagi peserta yang memulai perlombaan, tetapi tidak menyelesaikannya sesuai ketentuan lomba.
Ada berbagai alasan pelari berstatus DNF, mulai dari cedera, kelelahan, kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan, hingga tidak memenuhi batas waktu yang berlaku atau tidak mampu melewati gate COP.
5. Gun Time
Gun time adalah waktu total yang dihitung sejak aba-aba start resmi lomba diberikan hingga pelari melewati garis finis, tanpa memperhitungkan kapan pelari tersebut benar-benar mulai berlari melewati garis start.
Namun, di ajang lari berskala besar, biasanya menggunakan tambahan pencatatan waktu yakni chip time. Ini dihitung sejak pelari melewati garis start hingga melewati garis finis, menggunakan chip pencatat waktu.
Simak Video "Health Corner: Indonesia Sehat, Pantang Ribet saat Berobat"
[Gambas:Video 20detik] (dpy/up)
