Uni Emirat Arab Kembali Temukan Kasus MERS, Ini Respons WHO

ADVERTISEMENT

Uni Emirat Arab Kembali Temukan Kasus MERS, Ini Respons WHO

Firdaus Anwar - detikHealth
Rabu, 15 Des 2021 15:36 WIB
Peringatan waspada MERS di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng
Foto ilustrasi: M Reza
Jakarta -

Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan satu kasus penyakit Middle East respiratory syndrome (MERS) pada pria berusia 60 tahun di Abu Dhabi. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Corona ini mendapat perhatian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sang pria diketahui merupakan seorang peternak unta dan melakukan kontak fisik dekat dengan hewan sebelum gejala muncul. Ia dilarikan ke rumah sakit pada awal November lalu dengan gejala demam, sakit tenggorokan, hidung meler, dan sesak napas.

Hasil pemeriksaan menunjukkan sang pria positif terinfeksi MERS. Ia juga diperiksa untuk COVID-19, namun hasilnya negatif.

Otoritas setempat dikabarkan telah melakukan pelacakan kontak. Sebanyak 51 orang diawasi untuk gejala pernapasan dan pencernaan selama 14 hari.

"WHO akan terus memantau situasi epidemiologis dan melakukan penilaian risiko berdasarkan informasi terbaru yang ada. Namun, dengan pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung, kapasitas pengujian untuk MERS-CoV telah sangat terpengaruh di beberapa negara karena sebagian besar sumber daya dialihkan untuk mencegah dan mengendalikan pandemi," ungkap WHO seperti dikutip dari situs resminya pada Rabu (15/12/2021).

"WHO tidak menyarankan penerapan pemeriksaan khusus di titik masuk atau pembatasan perdagangan atau perjalanan dari UEA karena kasus ini," pungkasnya.



Simak Video "Update Perkembangan Kasus Covid-19 Jelang Akhir Tahun 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT