Pada video itu, pihak RSPAD Gatot Soebroto meminta izin untuk melaporkan kasus Vanessa dalam jurnal internasional. Mereka mengklaim laporan itu digunakan untuk membantu pasien lainnya.
Vanessa menerima vaksin Nusantara pada 8 April 2022 setelah melalui tahapan pemeriksaan termasuk pengambilan darah untuk diinkubasi dengan reagen vaksin Nusantara.
Merespons kasus ini, dr Terawan mengatakan akan melaporkan kejadian ini ke dalam jurnal ilmiah yang akan dipublikasikan secara internasional sebagai tambahan data vaksin Nusantara.
"Iya, jurnal case report, harus. Internasional jurnal itu harus diterbitkan," ujar dr Terawan dalam video tersebut.
(/)