Tidur Siang Kelamaan? Hati-hati, Ini Risikonya

Sleep Health

Tidur Siang Kelamaan? Hati-hati, Ini Risikonya

Radifan Fadli Rahman - detikHealth
Minggu, 11 Jan 2026 13:14 WIB
Jakarta -

Tidur siang sering dianggap sebagai 'bonus tidur' untuk mengembalikan energi di pertengahan hari. Namun, durasi yang terlalu lama justru berdampak buruk bagi pola tidur dan kesehatan.

Certified Sleep & Recovery Coach, Vishal Dasani mengatakan, tidur siang sendiri merupakan kesempatan untuk seseorang membayar 'utang tidur' atau sekadar menyegarkan tubuh.

Ada dua cara yang bisa dipilih, yakni power nap dan recovery nap. Dua metode ini memiliki aturan mainnya sendiri-sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Power nap 20-30 menit," kata Coach Vishal Dasani, kepada detikcom pada Selasa (6/1/2026).

"Namun ada recovery nap, itu durasinya sekitar 90 menit," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Risiko Tidur Siang Terlalu Lama

Coach Vishal menambahkan bahwa ada risiko yang bisa didapat jika seseorang tidur siang terlalu berjam-jam.

"Takutnya kalau 3 jam atau mungkin 4 jam, itu ibarat kita mendekati jam makan malam, sedang dimasak nih. Tapi, karena kita keburu lapar, kita ngemil. Nggak sadar ngemilnya kebanyakan," katanya.

"Begitu makanannya datang, 'kok kamu nggak makan?' iya udah ngemil tadi," sambungnya.

Dengan kata lain, hal ini bisa mengganggu jadwal tidur malam atau yang dianalogikan oleh Coach Vishal seperti 'hidangan utama'. Mungkin, seseorang akan kesulitan untuk tidur di malam hari atau insomnia.

(dpy/up)

Berita Terkait