Kegemukan dan Anak Pun Malu Diantar Sekolah, Iwan Pangkas Bobot 30 Kg

Diet Experience

Kegemukan dan Anak Pun Malu Diantar Sekolah, Iwan Pangkas Bobot 30 Kg

- detikHealth
Kamis, 17 Apr 2014 12:46 WIB
Kegemukan dan Anak Pun Malu Diantar Sekolah, Iwan Pangkas Bobot 30 Kg
Before
Jakarta - Pendapat orang di sekitar seringkali menjadi saran terbaik, terutama jika berkaitan dengan kondisi kesehatan. Nah, inilah yang dialami oleh Iwan Andriansyah (35). Sang anak yang menolak diantar sekolah karena malu ayahnya bertubuh gemuk membuat Iwan pun bertekad menurunkan bobotnya.

Kepada detikHealth, Iwan menceritakan bagaimana ia berhasil memangkas bobotnya sebanyak 30 kg setelah 'ditolak' sang anak, seperti ditulis pada Kamis (17/4/2014):

Saya bertekad untuk melakukan diet setelah anak saya, Fauziyah Kamil, yang baru berusia 5 tahun, menolak untuk saya antarkan ke sekolah. Pada waktu itu anak saya mengatakan bahwa ia tidak mau diantarkan ke sekolah oleh saya karena malu jika teman-temannya melihat saya yang berbadan gemuk.

Pada waktu mendengar kata-kata yang keluar dari mulutnya saya seperti terkena petir di siang bolong. Terlebih lagi peristiwa tersebut terjadi tidak lama setelah istri saya meninggal dunia. Hal tersebut kemudian saya jadikan motivasi untuk menurunkan berat badan.

Saya memulainya dengan menjalankan puasa pada hari Senin dan Kamis, ditunjang dengan mengatur pola makan. Saya mengurangi asupan karbohidrat, terutama pada malam hari. Pada malam hari saya hanya mengonsumsi buah pisang atau makanan yang direbus seperti ubi, singkong, dan kentang.

Pola makan tersebut saya jaga sampai sekarang. Berkat pola makan tersebut, bobot tubuh saya turun sebanyak 30 kg menjadi 90 kg. Saya akan terus melakukan pola makan tersebut sampai saya mencapai berat badan yang ideal.

Satu hal yang paling penting adalah anak saya tidak menolak lagi diantar ke sekolah. Ia malah merasa senang bila diantar ke sekolah oleh saya.


(ajg/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads