Gemuk dan Tak Pede Jalan Bersama Istri, Zaenal Sukses Pangkas Bobot 12 Kg

Diet Experience

Gemuk dan Tak Pede Jalan Bersama Istri, Zaenal Sukses Pangkas Bobot 12 Kg

- detikHealth
Rabu, 18 Jun 2014 12:44 WIB
Gemuk dan Tak Pede Jalan Bersama Istri, Zaenal Sukses Pangkas Bobot 12 Kg
Before
Jakarta - Selain mengurangi rasa percaya diri, kegemukan juga membuat orang jadi cepat lelah dan sering pegal-pegal. Sialnya, Zaenal Zafran (24) justru mengalami kedua hal tersebut. Akhirnya ia memutuskan untuk menurunkan berat badannya.

Hasilnya, ia sanggup menurunkan 12 kg berat badannya. Berikut penuturan pria kelahiran 12 Juni 1990 ini kepada detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (18/6/2014):

Dengan tubuh gemuk ini, saya agak kurang percaya diri ketika berjalan dengan istri saya yang tubuhnya langsing. Saya merasa kurang ideal dengan dia ketika perut dan badan saya makin membulat. Maka dari itu saya putuskan untuk giat berolahraga dan konsisten berdiet.

Untuk pola makan pagi hari, saya tidak sarapan dan hanya minum air putih setelah bangun tidur.

Sampai di kantor, saya minum teh hijau tanpa gula. Siangnya saya makan biasa dengan porsi nasi setengah. Kemudian pada sore hari, sekitar jam 5 atau 6 sore saya hanya makan lauk saja. Lauknya adalah yang direbus, dikukus atau dibakar.

Kadang saya juga mengonsumsi oatmilk atau satu buah apel atau pisang. Yang pasti, setelah jam 6 sore saya tidak makan lagi. Tidur paling lambat jam 10 sebelum perut merasa lapar.

Meski aktivitas saya padat (kerja dan kuliah malam), saya tetap menyempatkan diri ke tempat fitnes untuk cardio dan latihan beban. Selain itu, saya juga olahraga pada Sabtu dan Minggu selama kurang lebih 2 jam.

Memang lebih mudah untuk memahami diri sendiri daripada harus mengikuti saran orang lain. Saya menyesuaikan jumlah kalori yang saya makan dengan aktivitas saya sehari-hari. Sekarang saya lebih nyaman dan terbiasa dengan pola makan saya yang seperti ini.

Saya merasa tidak cepat lapar seperti sebelumnya dan badan saya terasa bugar, tidak sering pegal atau mudah lelah. Akhirnya satu per satu orang yang bertemu saya mulai mengakui perubahan pada bentuk tubuh saya.

(ajg/up)

Berita Terkait