Konsisten Diet OCD, Bobot Taufik Turun 13 Kg dan Kramnya Pun Hilang

Diet Experience

Konsisten Diet OCD, Bobot Taufik Turun 13 Kg dan Kramnya Pun Hilang

- detikHealth
Jumat, 26 Sep 2014 18:35 WIB
Konsisten Diet OCD, Bobot Taufik Turun 13 Kg dan Kramnya Pun Hilang
Taufik (Before)
Bogor -

Dengan tinggi badan 167 cm dan berat badan 83 kg, Muhammad Taufik Rahman Aminudin (20) merasa tubuhnya tak proporsional. Dengan komposisi itu pula, ia kerap merasa kram. Alhasil ia pun berkomitmen untuk menerapkan program diet OCD.

Berkat komitmen tersebut, setelah 3 bulan berat badan Taufik turun 13 kg menjadi 70 kg. Kramnya pun diungkapkannya sudah tak lagi kambuh. Nah, berikut paparannya kepada detikHealth, seperti ditulis pada Jumat (26/9/2014):

Menurut kedua orang tua saya, di saat berusia 3 tahun saya justru memiliki tubuh kurus dan bahkan sering sakit-sakitan. Alhasil, kedua orang tua saya berusaha keras mengobati saya dengan berbagai macam cara. Badan kurus saya pun waktu itu jadi tambun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak SD sampai SMK, saya tidak terlalu memedulikan kondisi fisik saya. Terlebih pola makan saya yang tidak sehat. Mulai dari jajanan gorengan, makanan bersantan, junk food, minuman bersoda, sampai es krim. Itu semua adalah makanan favorit saya. Bahkan saat makan, saya biasa tambah 2-3 kali.

Nah, karena saat itu saya sangat tidak suka dengan yang namanya sayuran apalagi berolahraga, puncaknya saat saya mulai kuliah berat badan saya mencapai 83 kg dengan tinggi badan 165 cm. Alhasil saat itu wajah saya terlihat lebih tua, padahal saya masih berumur 20-an.

Alasan lain kenapa saya berdiet adalah kaki dan tangan saya sering kram setiap malam. Setelah saya cari informasi di internet ternyata yang saya alami adalah gejala penyakit kolesterol. Saya sangat kaget dan ketakutan, karena tak menyangka di usia saya yang masih muda sudah terkena gejala penyakit semacam itu. Saya pun berusaha mencari cara agar kolestrol saya dan berat badan saya juga turun.

Pertama kalinya adalah dengan membaca artikel hasil diet di detikHealth. Setelah saya membaca beberapa testimoni, saya sadari bahwa dalam diet dibutuhkan komitmen yang kuat. Saat itu juga, tepatnya pada pertengahan bulan April 2014 saya mulai dengan diet OCD dan mengatur pola makan.

Saya mengambil jendela 4 jam, jadi saya hanya makan di antara jam 2 siang sampai 6 sore. Saat itu saya mengurangi nasi menjadi 1/4 porsi, memperbanyak makan sayur dan memakan lauk yang direbus atau dipepes. Tak lupa juga saya memperbanyak minum air putih. Dalam setengah bulan berat badan saya turun 1 kg. Meskipun masih kram, tapi rasanya tidak sesakit saat pertama kali mengalaminya.

Awal Mei, saya mulai berolahraga pagi dan malam. Saya tidak pergi ke gym atau pusat kebugaran, hanya melakukan gerakkan O7W di kamar namun sedikit berbeda dengan yang diajarkan di internet. Sebelum melakukan O7W, saya melakukan peregangan tubuh agar tidak kaku. Kebetulan saya memakai jaket saat melakukannya agar mudah berkeringat.

Pertama-tama saya melakukan lompat tali selama tiga menit tanpa henti. Lalu dilanjutkan dengan melakukan gerakkan O7W dengan tempo satu menit pergerakan tanpa break. Semua gerakkan itu akan selesai dalam waktu 15 menit dengan hasil keringat bercucuran dan napas yang terengah-engah.

Saya terus melakukannya bersamaan dengan diet OCD yang terkadang bolong di tengah jalan, tepatnya sampai pada Hari Raya Idul Fitri tiba. Hasilnya, Alhamdulillah berat badan saya turun dari 81 kg menjadi 70 kg dan tinggi badan naik menjadi 167 cm. Rasa kram di malam hari pun sudah tidak saya rasakan lagi. Tubuh terasa lebih ringan, beberapa anggota badan mulai mengecil, celana dan baju pun mulai longgar.

Wajah saya juga terlihat lebih segar dibandingkan sebelum diet. Perut mulai sedikit rata dan tidak buncit lagi. Saya juga jadi senang makan sayuran dan makan hanya sedikit saja setiap hari, karena perut terasa lebih mudah kenyang dibandingkan sebelum diet. Sebagian teman SMK saya mengatakan saya sangat berbeda dibandingkan dulu. Begitu pun dengan teman kuliah saat ini.

(ajg/vta)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads