Jika sebelumnya berat badan pria dengan tinggi badan 179 cm ini adalah 102 kg, kini ia lebih lega setelah bobotnya turun menjadi 80 kg. Ingin tahu triknya? Berikut kisah diet Satria, seperti diceritakan dan ditulis detikHealth pada Jumat (4/9/2015):
Jika melihat foto-foto saya waktu masih sekolah dan kuliah, sebenarnya saya tidak termasuk dalam golongan orang yang gemuk. Saya merasa pertambahan berat badan ini dimulai saat saya bekerja di sebuah agen tur. Saya bekerja di bagian reservasi, sehingga saya lebih banyak duduk di depan komputer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai anak baru di gym, saya memiliki banyak guru yang memberikan saran. Saya menganggapnya sebagai berkah karena ini juga merupakan ilmu.
Saya tidak terlalu memaksakan diri untuk diet ketat, saya hanya memperbanyak konsumsi sayuran jus atau buah-buahan. Di pagi hari, saya perbanyak minum air putih, sari kedelai dan roti gandum. Untuk siang hari saya menyantap ketela atau kentang rebus, dan bahkan terkadang saya jajan apapun yang pastinya mengandung karbohidrat.
Bagi saya, yang penting setelahnya saya harus olahraga misalnya dengan latihan angkat beban. Nah, untuk malam hari saya mengonsumsi buah dan biskuit gandum.
Saat ini untuk menjaga berat badan tubuh saya, tiap pagi selama 20 menit saya melakukan olahraga misalnya dengan lari pagi di luar rumah atau hanya sekadar push-up dan sit-up di dalam rumah. Untuk makanan pun juga sedikit lebih bebas. Terkadang dalam satu pekan, tiga atau empat kali saya makan berat di siang hari dan malam hari.
Baca juga: Dapat Motivasi dari Kekasih, Hizkia Sukses Turun Bobot 34 Kg dalam 8 Bulan
(ajg/up)










































