Ya, wanita yang akrab disapa Pebri ini pun berkomitmen untuk mengubah pola makan dan rutin olahraga. Alhasil berat badannya yang semula 67 kg berhasil turun menjadi 54 kg. Dengan tinggi badan 160 cm, Pebri kini jauh lebih percaya diri. Berikut kisahnya, seperti diceritakan dan ditulis detikHealth pada Rabu (16/9/2015):
Saya termotivasi untuk mendapatkan berat badan ideal karena saya sering diejek silinder atau tabung besar. Ejekan ini saya mulai dapat saat duduk di bangku SD, tepatnya oleh guru olahraga saya saat saya harus latihan lompat jauh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun mulai banyak jenis-jenis diet yang populer, cara tersebut tak pernah ada yang berhasil pada saya. Malahan yang ada saya justru semakin lapar dan makan lebih banyak.
Akhirnya saya mulai berkomitmen hidup sehat dan berolahraga di tahun 2014. Saya ingin bisa gampang kalau mau membeli pakaian. Mau pakai baju apapun tidak usah pikir 'tidak muat'. Kebetulan saat itu seorang teman di tempat kerja selalu memotivasi saya untuk makan sehat dan mengganti nasi dengan oatmeal serta ubi rebus. Kira-kira 5 kali seminggu saya berolahraga. Skipping dan hula hoop adalah latihan wajib. Tetapi saat bosan saya akan melakukan hip hop dance.
Suatu hari saya berkesempatan bertemu guru olahraga SD saya dan ia berkata bahwa sekarang saya sudah tampak lebih langsing. Setelah bobot saya berhasil turun menjadi 54 kg, saya tetap menjaga pola makan. Saya makan rebusan sayuran, buah-buahan dan agar-agar tanpa pemanis. Saya juga tetap berolahraga dengan skipping dan menari.
Saya sudah merasa puas dengan tubuh yang sekarang. Beberapa teman yang jarang bertemu pun kaget karena saya tidak pernah terlihat seperti sekarang. Wajah tampak lebih tirus, kaki lebih kecil dan tidak memakai baju kebesaran lagi.
Baca juga: Setop Hobi Makan Mi Instan Plus Nasi, Lia Berhasil Turunkan Bobot 25 Kg
(ajg/vit)











































