Ya, riset terbaru membuktikan bahwa mereka yang mengonsumsi serat makanan dari varian yang beragam memiliki keuntungan lebih, dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi serat hanya dari satu sumber saja.
"Pria biasanya rata-rata mengonsumsi sekitar 18 gram dan wanita sekitar 15 gram serat per hari. Tapi manfaatnya akan lebih banyak kalau sumbernya juga bervariasi," ungkap Julie Miller Jones, dari St Catherine University.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikutip dari Times of India, Rabu (22/7/2015), mencukupi asupan serat harian membantu pengontrolan kolesterol, tekanan darah, glukosa, insulin dan kelebihan berat badan.
Kebiasaan baik ini juga memiliki manfaat pada sistem pencernaan. "Masalahnya adalah ketika seseorang hanya ingin mengonsumsi buah-buahan atau sayuran sebagai sumber serat. Sebab sebenarnya hanya mengonsumsi selembar selada dan seiris tomat belum memenuhi kebutuhan serat," imbuhnya.
Tak cuma dari sumber nabati, faktanya serat juga banyak dimiliki oleh makanan lain. Beberapa contoh asupan yang bisa menjadi pilihan di antaranya roti gandum, sereal, yoghurt dan pasta.
"Kombinasi alami dari berbagai jenis serat ini akan meningkatkan manfaat kesehatannya," catat Jones.
Baca juga: Mau Ngemil Saat Program Turunkan Bobot? Semangka Bisa Jadi Pilihan Tepat
(ajg/up)











































