Selama ini, aktivitas mikroba di dalam perut hanya dikaitkan dengan pemecahan karbohidrat kompleks agar lebih mudah diserap. Penelitian yang dilakukan di University of North Carolina ini membuktikan, pemecahan lemak juga dipengaruhi oleh bakteri.
Dalam penelitian itu, para ahli melakukan eksperimen pada zebrafish atau ikan zebra yang perutnya transparan saat masih muda. Ikan-ikan itu diberi makanan yang telah diberi pewarna fluorecent, agar berpendar saat makanan itu dicerna di dalam perut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian lain yang juga dilakukan di University of North Carolina menunjukkan, bakteri yang sama juga berhubungan dengan tingkat kegemukan pada manusia. Cara kerjanya sama, bakteri ini memecah lemak lebih cepat sehingga gampang diserap oleh tubuh manusia.
"Jika kita tahu secara spesifik bakteri apa yang bisa meningkatkan penyerapan lemak, maka kita mengembangkan cara untuk mengurangi penyerapan lemak dalam kaitannya dengan pencegahan penyakit metabolik," kata John Rawls, PhD, yang melakukan penelitian seperti dikutip dari Indiavision, Jumat (14/9/2012).
Selain mengungkap jenis bakterinya, para peneliti juga menemukan faktor yang bisa meningkatkan jumlah bakteri tersebut. Hasuil pengamatan pada ikan zebra menunjukkan, makin sering diberi makan maka jumlah bakteri Firmicutes di dalam usus akan meningkat.
(up/ir)











































