1. Memasang cermin di ruang makan
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
|
Sebuah studi menemukan bahwa makan di depan cermin dapat membuat seseorang melihat bayangan tubuhnya dan teringat kembali dengan keinginannya menurunkan berat badan. Hal ini dapat mencegah Anda makan berlebihan dan mengurangi porsi makan hingga hampir sepertiga dari jumlah yang biasa Anda makan.
2. Menggunakan peralatan makan berwarna biru
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
|
Kebanyakan restoran cepat saji tidak akan memilih warna biru sebagai dekorasi ruangan karena warna biru memiliki efek menekan nafsu makan. Sebaliknya restoran akan menghias ruangan dengan warna latar seperti merah, kuning, dan oranye karena dapat meningkatkan nafsu makan.
Anda dapat menerapkan metode ini dengan mengganti piring, serbet makan, atau taplak meja di ruang makan yang bernuansa warna biru.
3. Mencium aroma pisang, apel, atau peppermint
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
|
Hal ini dibuktikan oleh Dr Alan R. Hirsch dari Smell and Taste Treatment Research Foundation di Chicago dengan meminta 3.000 relawan untuk lebih sering mencium aroma makanan seperti pisang, apel, atau peppermint.
Hasilnya, para relawan merasa kurang lapar ketika waktu makan tiba dan berat badannya akan berkurang dalam beberapa minggu. Teori yang mendasarinya adalah bahwa dengan mencium bau makanan, otak telah berpikir bahwa Anda telah benar-benar memakannya.
4. Ambil foto makanan sebelum makan
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
|
Daripada menuliskan makanan apa saja yang Anda makan setiap hari untuk mengontrol diet, Anda dapat mendokumentasikan makanan yang akan Anda makan menggunakan kamera ponsel.
Dengan menyimpan foto makanan apa saja yang Anda makan setiap harinya, Anda dapat mengevaluasi sendiri mengapa diet Anda tidak kunjung membuahkan hasil. Sebuah pengingat visual seperti foto dapat membuat Anda cenderung memilih makanan yang lebih rendah kalori dari hari ke hari.
5. Mengenakan pita di pinggang
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
|
Gaya diet ini dilakukan oleh wanita Prancis dengan mengenakan pita di pinggang di balik pakaiannya ketika makan malam di luar. Hal ini dapat membuat Anda sadar akan kondisi perut, jika pita mengencang, itu tandanya Anda harus segera berhenti makan.
Sebuah studi menemukan bahwa makan di depan cermin dapat membuat seseorang melihat bayangan tubuhnya dan teringat kembali dengan keinginannya menurunkan berat badan. Hal ini dapat mencegah Anda makan berlebihan dan mengurangi porsi makan hingga hampir sepertiga dari jumlah yang biasa Anda makan.
Kebanyakan restoran cepat saji tidak akan memilih warna biru sebagai dekorasi ruangan karena warna biru memiliki efek menekan nafsu makan. Sebaliknya restoran akan menghias ruangan dengan warna latar seperti merah, kuning, dan oranye karena dapat meningkatkan nafsu makan.
Anda dapat menerapkan metode ini dengan mengganti piring, serbet makan, atau taplak meja di ruang makan yang bernuansa warna biru.
Hal ini dibuktikan oleh Dr Alan R. Hirsch dari Smell and Taste Treatment Research Foundation di Chicago dengan meminta 3.000 relawan untuk lebih sering mencium aroma makanan seperti pisang, apel, atau peppermint.
Hasilnya, para relawan merasa kurang lapar ketika waktu makan tiba dan berat badannya akan berkurang dalam beberapa minggu. Teori yang mendasarinya adalah bahwa dengan mencium bau makanan, otak telah berpikir bahwa Anda telah benar-benar memakannya.
Daripada menuliskan makanan apa saja yang Anda makan setiap hari untuk mengontrol diet, Anda dapat mendokumentasikan makanan yang akan Anda makan menggunakan kamera ponsel.
Dengan menyimpan foto makanan apa saja yang Anda makan setiap harinya, Anda dapat mengevaluasi sendiri mengapa diet Anda tidak kunjung membuahkan hasil. Sebuah pengingat visual seperti foto dapat membuat Anda cenderung memilih makanan yang lebih rendah kalori dari hari ke hari.
Gaya diet ini dilakukan oleh wanita Prancis dengan mengenakan pita di pinggang di balik pakaiannya ketika makan malam di luar. Hal ini dapat membuat Anda sadar akan kondisi perut, jika pita mengencang, itu tandanya Anda harus segera berhenti makan.
(ir/ir)