Cara-cara Teraneh di Dunia yang Dipercaya Bisa Turunkan Berat Badan

Cara-cara Teraneh di Dunia yang Dipercaya Bisa Turunkan Berat Badan

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Kamis, 07 Feb 2013 13:06 WIB
Cara-cara Teraneh di Dunia yang Dipercaya Bisa Turunkan Berat Badan
(Foto: thinkstock)
Jakarta - Ada banyak cara yang dapat membantu menurunkan angka di timbangan Anda, mulai dari yang sehat hingga cara-cara instan yang berisiko. Dari semuanya, ada beberapa yang dianggap paling aneh.

Cara menurunkan berat badan yang sehat adalah dengan mengatur pola makan sehat dan rutin olahraga. Sayangnya, tidak semua orang mau melakukan cara tersebut karena dianggap ribet dan makan banyak waktu. Cara instan yang aneh pun akhirnya ditempuh guna mendapatkan berat badan yang ideal.

Berikut cara-cara menurunkan berat badan yang dianggap paling aneh di dunia, seperti dilansir Smashingtops, Kamis (7/2/2013):

1. Diet bola kapas

(Foto: thinkstock)
Salah satu diet tak masuk akal adalah diet bola kapas. Pelaku diet ini akan makan kapas dalam jumlah besar. Cara ini diyakini akan membuat kapas mengembang di dalam perut dan memberikan sensasi kenyang.

Sayangnya, kapas tidak dapat dicerna oleh tubuh manusia dan tetap akan berada di dalam perut untuk waktu yang sangat lama. Cara ini diet bahkan dapat merusak saluran pencernaan.

2. Diet cacing pita

(Foto: thinkstock)
Cara ini terdengar sangat menjijikkan tapi cukup populer di tahun 1920-an, ketika pil cacing pita disebut-sebut sebagai kunci untuk mendapatkan berat badan ideal.

Untuk melakukan diet ini, pelaku diet terlebih dahulu menelan kista yang mengandung larva cacing pita, penyerbu sangat kecil yang menempel pada usus dan mengonsumsi sebagian besar makanan yang Anda makan. Semakin besar parasit tumbuh, semakin menyusut tubuh si 'tuan rumah'.

3. Diet udara

(Foto: thinkstock)
Diet udara atau Breatharianism dipromosikan oleh orang-orang seperti Madonna dan selebriti mistis lainnya. Cara diet ini dilakukan dengan menahan dari makan dengan membayangkan atau menirukan gerakan seolah-olah Anda sedang makan makanan padat.

Selain itu, pelaku diet dapat mengonsumsi 'sup air' atau air hangat asin dengan jumlah tak terbatas. Tapi bukannya tanpa bahaya, karena dilaporkan sudah ada tiga orang lebih yang meninggal saat berpuasa dengan cara breatharian ini.

4. Diet stapling telinga

(Foto: Smashingtops)
Stapler biasanya dikenal sebagai peralatan kantor yang berfungsi untuk menyatukan lembaran kertas. Tapi ternyata alat tersebut juga digunakan oleh beberapa orang untuk menurunkan berat badan.

Beberapa orang meyakini bahwa melakukan stapling di titik tertentu pada daun telinga dapat menekan rasa lapar dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

5. Minum alkohol sebagai pendamping makanan

(Foto: thinkstock)
Pada tahun 1960-an, Dr Robert Cameron datang dengan rencana diet yang fantastis, yaitu minum alkohol dengan setiap makanan tanpa pembatasan gin dan vodka. Ia mengklaim cara ini dapat menurunkan berat badan dengan cepat.

6. Diet sabun

(Foto: thinkstock)
Seorang dukun di abad ke-18, Malcolm Flemyng, merekomendasikan sabun sebagai obat pelangsing. Ia mengklaim, dengan diet sabun (makan sabun) makanan akan dicuci keluar dari sistem tubuh dan akan mudah meluncur ke usus. Cara aneh ini rupanya begitu populer hingga kembali 'booming' di awal abad 20.

7. Diet Sleeping Beauty

(Foto: thinkstock)
Diet Sleeping Beauty dilakukan dengan mengonsumsi pil tidur untuk menangkis rasa lapar dengan tidur pulas untuk waktu yang lama. Cara ini mungkin terinspirasi dari lalat Tsetse yang membuat korbannya mengalami penyakit tidur.

Pelaku diet ini biasanya sengaja membuat tubuhnya tertidur dalam waktu yang lama sehingga tidak terganggu dengan rasa lapar. Dan sementara tubuh tidak sadar, diyakini berat badan pun akan turun.

8. Suntik urine ibu hamil

(Foto: thinkstock)
Makan kurang dari 500 kalori per hari dari makanan mentah organik dan mendapatkan suntikan hormon yang dikeluarkan dalam urine dan plasenta dari ibu hamil diyakini beberapa orang sebagai jalan terpendek untuk mendapatkan 'tubuh pantai' terbaik Anda.
Halaman 2 dari 9
Salah satu diet tak masuk akal adalah diet bola kapas. Pelaku diet ini akan makan kapas dalam jumlah besar. Cara ini diyakini akan membuat kapas mengembang di dalam perut dan memberikan sensasi kenyang.

Sayangnya, kapas tidak dapat dicerna oleh tubuh manusia dan tetap akan berada di dalam perut untuk waktu yang sangat lama. Cara ini diet bahkan dapat merusak saluran pencernaan.

Cara ini terdengar sangat menjijikkan tapi cukup populer di tahun 1920-an, ketika pil cacing pita disebut-sebut sebagai kunci untuk mendapatkan berat badan ideal.

Untuk melakukan diet ini, pelaku diet terlebih dahulu menelan kista yang mengandung larva cacing pita, penyerbu sangat kecil yang menempel pada usus dan mengonsumsi sebagian besar makanan yang Anda makan. Semakin besar parasit tumbuh, semakin menyusut tubuh si 'tuan rumah'.

Diet udara atau Breatharianism dipromosikan oleh orang-orang seperti Madonna dan selebriti mistis lainnya. Cara diet ini dilakukan dengan menahan dari makan dengan membayangkan atau menirukan gerakan seolah-olah Anda sedang makan makanan padat.

Selain itu, pelaku diet dapat mengonsumsi 'sup air' atau air hangat asin dengan jumlah tak terbatas. Tapi bukannya tanpa bahaya, karena dilaporkan sudah ada tiga orang lebih yang meninggal saat berpuasa dengan cara breatharian ini.

Stapler biasanya dikenal sebagai peralatan kantor yang berfungsi untuk menyatukan lembaran kertas. Tapi ternyata alat tersebut juga digunakan oleh beberapa orang untuk menurunkan berat badan.

Beberapa orang meyakini bahwa melakukan stapling di titik tertentu pada daun telinga dapat menekan rasa lapar dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Pada tahun 1960-an, Dr Robert Cameron datang dengan rencana diet yang fantastis, yaitu minum alkohol dengan setiap makanan tanpa pembatasan gin dan vodka. Ia mengklaim cara ini dapat menurunkan berat badan dengan cepat.

Seorang dukun di abad ke-18, Malcolm Flemyng, merekomendasikan sabun sebagai obat pelangsing. Ia mengklaim, dengan diet sabun (makan sabun) makanan akan dicuci keluar dari sistem tubuh dan akan mudah meluncur ke usus. Cara aneh ini rupanya begitu populer hingga kembali 'booming' di awal abad 20.

Diet Sleeping Beauty dilakukan dengan mengonsumsi pil tidur untuk menangkis rasa lapar dengan tidur pulas untuk waktu yang lama. Cara ini mungkin terinspirasi dari lalat Tsetse yang membuat korbannya mengalami penyakit tidur.

Pelaku diet ini biasanya sengaja membuat tubuhnya tertidur dalam waktu yang lama sehingga tidak terganggu dengan rasa lapar. Dan sementara tubuh tidak sadar, diyakini berat badan pun akan turun.

Makan kurang dari 500 kalori per hari dari makanan mentah organik dan mendapatkan suntikan hormon yang dikeluarkan dalam urine dan plasenta dari ibu hamil diyakini beberapa orang sebagai jalan terpendek untuk mendapatkan 'tubuh pantai' terbaik Anda.

(mer/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads