Ketika seseorang didorong oleh orang lain untuk diet, mereka akan lebih cenderung untuk mengembangkan perilaku mengurangi berat badan yang tidak sehat seperti melewatkan makan, minum pil diet dan bahkan justru pesta makan. Hal ini dinyatakan dalam sebuah studi di American Journa of Health Promotion. Dilansir dari Women's Health, Selasa (27/8/2013).
Para peneliti menanyakan kepada 1.294 orang dewasa, yang sedang menjalin hubungan, apakah pasangan mereka sedang berdiet atau mendorong mereka berdiet. Mereka menemukan bahwa sekitar 47 persen orang mengatakan bahwa pasangan mereka mendorong mereka untuk berdiet dan semakin disarankan untuk berdiet, semakin memungkinkan mereka mengadopsi gaya hidup yang tidak sehat atau semakin ekstrim taktik yang digunakan untuk mengurangi kontrol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi, Anda tidak harus secara langsung menunjukkan kepada pasangan Anda untuk menyingkirkan gula dan karbohidrat. Anda pasti bertanya-tanya apakah ada cara lain atau tidak. Nah, untuk membantu mereka mengurangi berat badan, tekankanlah pada sisi kesehatan dan bukan penampilan.
"Jika seseorang benar-benar khawatir mengenai berat badan yang dicintainya, rekomendasikannya dengan menekankan kesehatan daripada penampilan. Dan fokuskan pada mengadopsi gaya hidup sehat jangka panjang daripada diet" ujar Marla Einsenberg Sc.D. M.P.H., asosiasi profesor di University of Minnesota.
Jadi daripada menyuruh pasangan Anda berdiet karena jins mereka sudah tidak nyaman, ubahlah saat berkencann Anda dengan melakukan hal yang lebih menyehatkan dan menyenangkan. Seperti pergi ke taman dan olah raga bersama atau pergi ke gym bersama. Hasilnya: dua orang yang hidup lebih sehat dan nol komen yang menyinggung.
(up/up)











































