Tim peneliti dari Harvard Medical School menemukan fakta ini dengan membandingkan orang-orang yang rutin ke gym dengan yang tak pernah berolahraga. Ternyata mereka yang rajin berolahraga tak begitu bereaksi terhadap makanan berkalori tinggi, dan hal ini terlihat pada bagian otak yang berfungsi memperlihatkan reward terhadap makanan.
Mereka yang gemar menjaga badannya dengan latihan fisik juga meletakkan makanan berlemak atau berkalori tinggi pada skala keinginan yang paling bawah, terutama makanan yang rasanya gurih seperti burger keju dan kentang goreng. "Dengan olahraga rutin saja, Anda tak hanya membakar kalori tapi juga mengubah cara otak Anda bereaksi terhadap makanan-makanan tertentu," tandas peneliti William Killgore, Ph.D., seperti dikutip dari Men's Health, Kamis (19/12/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Atau bisa jadi ini karena Anda merasa lebih baik sehabis berolahraga, karena olahraga dapat bertindak sebagai semacam reward mental, sehingga Anda tak begitu membutuhkan camilan berkalori tinggi, dan aktivitas ini sekaligus meningkatkan mood Anda," tambahnya.
Tak sulit untuk mendapatkan manfaat ini karena sudah bisa diperoleh hanya dengan olahraga tiga kali seminggu, rata-rata selama 40 menit saja.
(/)











































