Diet tapi Tetap Begadang? Jangan Harap Bisa Sukses Langsing dan Sehat

Food Combining

Diet tapi Tetap Begadang? Jangan Harap Bisa Sukses Langsing dan Sehat

- detikHealth
Selasa, 24 Des 2013 15:28 WIB
Diet tapi Tetap Begadang? Jangan Harap Bisa Sukses Langsing dan Sehat
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Tingginya tuntutan pekerjaan dalam kehidupan masyarakat saat ini membuat kebanyakan orang 'terpaksa' harus begadang. Namun tak jarang pula mereka melakukannya hanya karena lifestyle saja. Jangan diteruskan, kebiasaan ini bisa menghambat diet Anda.

Seperti diketahui, sistem pencernaan memiliki tiga siklus utama yang terdiri atas fase pencernaan, fase penyerapan atau asimilasi, dan fase pembuangan. Nah, fase penyerapan atau asimilasi ini terjadi pada pukul 8 malam sampai dengan pukul 4 pagi.

Pada saat tubuh dan pikiran kita sedang istirahat total atau tidur, tubuh mulai menyerap, mengasimilasi, mengedarkan zat makanan dan detoksifikasi. Oleh sebab itu, jika Anda memiliki kebiasaan untuk bekerja di larut malam atau begadang hanya sekadar untuk bermain, hal tersebut akan menghambat kerja sistem pencernaan pada fase ini. Tak jarang Anda akan makan kembali pada waktu tersebut, bukan?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika diteruskan, maka energi yang ada akan terbagi untuk ikut bekerja dan mencerna makanan. Akibatnya, keesokan paginya bisa jadi perut akan menjadi tak nyaman, terasa penuh, sulit buang air besar, lelah berkepanjangan dan kurang bersemangat. Makanan yang Anda konsumsi di larut malam tersebut juga membuat berat badan meningkat sedikit demi sedikit.

"Saat kita tidur, kan energi nggak dipakai buat yang lain-lain, nah itu dikonsentrasikan untuk tubuh bekerja. Makanan yang seharian dimakan akan diproses, diserap, terjadi perkawinan-perkawinan zat gizi, lalu yang nggak dipakai dibuang. Semua itu terjadi waktu kita tidur," tutur Andang Widhawari Gunawan, ahli terapi nutrisi, saat ditemui detikHealth di kediamannya yang berada di kawasan Lebak Bulus, Jakarta, dan ditulis pada Selasa (24/12/2013).

Menurut Andang, jika misalnya Anda masih suka begadang, maka energi yang mau dipakai secara maksimal untuk penyerapan zat gizi menjadi terbagi. "Akibatnya apa? Setahun dua tahun mungkin tidak terasa apa-apa, nanti tahu-tahu 30 tahun kemudian baru berasa kok cepat capek ya? Ternyata setiap kali makan, energi yang kita dapat dari makanan itu tidak maksimal. Yang ada sampah numpuk terus dari tahun ke tahun di tubuh. Itu yang merusak sel dan bikin gemuk," lanjutnya.

(ajg/vta)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads