Seperti diketahui, sistem pencernaan memiliki tiga siklus utama yang terdiri atas fase pencernaan, fase penyerapan atau asimilasi, dan fase pembuangan. Nah, fase penyerapan atau asimilasi ini terjadi pada pukul 8 malam sampai dengan pukul 4 pagi.
Pada saat tubuh dan pikiran kita sedang istirahat total atau tidur, tubuh mulai menyerap, mengasimilasi, mengedarkan zat makanan dan detoksifikasi. Oleh sebab itu, jika Anda memiliki kebiasaan untuk bekerja di larut malam atau begadang hanya sekadar untuk bermain, hal tersebut akan menghambat kerja sistem pencernaan pada fase ini. Tak jarang Anda akan makan kembali pada waktu tersebut, bukan?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat kita tidur, kan energi nggak dipakai buat yang lain-lain, nah itu dikonsentrasikan untuk tubuh bekerja. Makanan yang seharian dimakan akan diproses, diserap, terjadi perkawinan-perkawinan zat gizi, lalu yang nggak dipakai dibuang. Semua itu terjadi waktu kita tidur," tutur Andang Widhawari Gunawan, ahli terapi nutrisi, saat ditemui detikHealth di kediamannya yang berada di kawasan Lebak Bulus, Jakarta, dan ditulis pada Selasa (24/12/2013).
Menurut Andang, jika misalnya Anda masih suka begadang, maka energi yang mau dipakai secara maksimal untuk penyerapan zat gizi menjadi terbagi. "Akibatnya apa? Setahun dua tahun mungkin tidak terasa apa-apa, nanti tahu-tahu 30 tahun kemudian baru berasa kok cepat capek ya? Ternyata setiap kali makan, energi yang kita dapat dari makanan itu tidak maksimal. Yang ada sampah numpuk terus dari tahun ke tahun di tubuh. Itu yang merusak sel dan bikin gemuk," lanjutnya.
(ajg/vta)











































