Mulanya Sama-sama Gemuk, 4 Pasangan Kekasih Kompak Turunkan Berat Badan

Mulanya Sama-sama Gemuk, 4 Pasangan Kekasih Kompak Turunkan Berat Badan

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jumat, 03 Jan 2014 16:02 WIB
Mulanya Sama-sama Gemuk, 4 Pasangan Kekasih Kompak Turunkan Berat Badan
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Dukungan dari pasangan sangat berpengaruh untuk sukses menjalani diet. 4 Pasangan kekasih ini contohnya, tadinya sama-sama gemuk tapi sukses menurunkan berat badan karena kompak menjalani diet.

Berikut 4 pasangan yang tadinya sama-sama gemuk dan kompak menurunkan berat badan, seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, Jumat (3/1/2014):

1. Joanne Richards dan Barry Ricketts

(Foto: mirror)
Joanne Richards atau Jo (29) dan Barry Ricketts (40), tadinya sama-sama memiliki berat badan berlebih, tapi pasangan ini kini tampak lebih langsing dan bugar. Jo diketahui memiliki bobot sekitar 146 kg, sementara Barry berbobot sekitar 133 kg. Dengan tubuh gemuk tersebut, keduanya mengaku sulit untuk banyak beraktivitas, terutama Jo. Ia bahkan mengaku merasa sulit saat naik tangga.

Keinginan dan niat dari pasangan ini untuk hidup lebih sehat dimulai sejak November 2011, ketika dokter mengingatkan Jo bahwa berat badannya membahayakan kesehatannya. Jo kemudian dirujuk ke ahli gizi, yang kemudian memintanya untuk menimbang berat badan.

Ia bersama Barry kemudian bergabung dengan Weight Watchers dan mengikuti setiap programnya secara rinci. Mereka diajarkan beberapa pola makan yang lebih sehat, di antaranya memperbanyak konsumsi sayuran, mengurangi konsumsi makanan berlemak dan manis, serta mengatur porsi secukupnya. Mereka pun kemudian mulai mengganti menu belanja yang biasanya kebanyakan kue manis menjadi sayur dan buah.

Selain mengganti pola makan dan mengendalikan porsi, Barry dan Jo juga mulai banyak melakukan bermacam-macam aktivitas bersama anak mereka, Josh (10), seperti bersepeda, berjalan, berenang, dan fitness ke gym.

Di Natal tahun ini mereka bisa dengan bangga hadir di tengah-tengah keluarga dengan penampilan berbeda. Bobot Barry kini telah turun sebanyak 51 kg menjadi 82 kg, sementara Jo turun 83 kg menjadi 63 kg.

2. Justin dan Lauren Shelton

(Foto: Huffingtonpost)
Pasangan berikutnya adalah Justin (27) dan Lauren Shelton (26). Justin dengan bobot 268 kg dan Lauren dengan bobot 155 kg sama-sama berkomitmen untuk menerapkan pola hidup sehat dan mereka pun berhasil.

Justin menceritakan bahwa kegemukannya berawal sejak ia masih duduk di sekolah menengah pertama. Ia mengalami cedera olahraga dan kejadian tersebut membuatnya sulit untuk beraktivitas. Sejak saat itu, bobotnya kian bertambah dan sulit ia kendalikan.

Sementara Lauren mengungkapkan bahwa dirinya adalah seorang 'emotional eater'. Ia cenderung mengalihkan segala emosinya pada makanan, baik ketika ia sedang bahagia, sedih, marah atau stres. Selama bertahun-tahun kebiasaan itu ia jalani hingga bobotnya kini mencapai 155 kg.

Suatu hari Justin mengalami infeksi ginjal dan dibawa ke sebuah UGD rumah sakit. Namun karena tubuhnya terlalu besar, peralatan medis yang ada tak cukup kuat untuk menahan beban tubuhnya. Akhirnya dokter hanya bisa menebak-nebak dan memberi Justin antibiotik dosis tinggi.

Lauren yang saat itu menemani Justin ke ruang UGD pun ikut merasakan hal yang sama. Ia seperti terbangun dan merasa malu dengan dirinya sendiri. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk hidup lebih sehat bersama Justin, Lauren pun ikut berkomitmen untuk segera menerapkan pola hidup sehat.

3. Neil dan Jennie Bakewell

(Foto: thesun)
Sebagian besar pasangan akan sangat menikmati foto-foto lamanya karena membangkitkan kenangan indah. Tapi tidak halnya bagi Neil dan Jennie Bakewell yang memiliki masa lalu menyedihkan. Pasangan ini tidak bisa berhubungan seks selama 5 tahun karena mengalami obesitas alias kegemukan berlebih.

Diketahui pasangan ini memiliki berat badan gabungan sebesar 419,1 kg, secara fisik kondisi ini membuat keduanya tidak bisa melakukan hubungan seks selama 5 tahun. Pasangan ini juga harus mengubur dalam-dalam keinginan untuk menonton bioskop atau makan malam romantis di sebuah restoran karena takut ukuran tempat duduknya tidak muat.

Selama 10 tahun tinggal bersama, pasangan ini telah menghancurkan 6 tempat tidur akibat berat badannya yang berlebih. Kondisi yang menyedihkan ini membuat keduanya tersadar.

Pasangan ini akhirnya mengambil tindakan drastis dengan melakukan operasi pada lambungnya dan menghilangkan 203 kg berat badan gabungannya.

4. Anne dan Bob Dawson

(Foto: womansday)
Anne dan Bob Dawson, pasangan suami istri asal Pennsylvania, keduanya terbebas dari hipertensi dan gangguan jantung setelah berhasil menurunkan berat badannya.

Saat itu, Bob Dawson baru berusia 46 tahun tetapi tekanan darahnya sangat tinggi akibat berat badan yang berlebihan dan kebiasaan mengonsumsi aspirin dan ibuprofen untuk mengatasi nyeri punggung. Berat badan Bob mencapai 125 kg dengan indeks massa tubuh (BMI) 36, yang berarti bahwa dirinya mengalami obesitas.

Sekitar 2 tahun sebelumnya, istri Bob, Anne didiagnosis dengan Postural Orthostatic Tachycardia Syndrome (POTS). Sindrom tersebut menyebabkan gangguan pada jantung di mana aliran darah akan kembali ke jantung setelah duduk atau berdiri. Kondisi ini seringkali menyebabkan jantung Anne berdetak lebih cepat hingga lebih dari 30 denyut per menit.

Setelah menyadari bahwa obesitaslah yang menjadi sumber penyakit keluarganya, Bob mengatakan gagasannya kepada Anne untuk bersama-sama menurunkan berat badan agar terbebas dari penyakit yang mengancam jiwanya.



Halaman 2 dari 5
Joanne Richards atau Jo (29) dan Barry Ricketts (40), tadinya sama-sama memiliki berat badan berlebih, tapi pasangan ini kini tampak lebih langsing dan bugar. Jo diketahui memiliki bobot sekitar 146 kg, sementara Barry berbobot sekitar 133 kg. Dengan tubuh gemuk tersebut, keduanya mengaku sulit untuk banyak beraktivitas, terutama Jo. Ia bahkan mengaku merasa sulit saat naik tangga.

Keinginan dan niat dari pasangan ini untuk hidup lebih sehat dimulai sejak November 2011, ketika dokter mengingatkan Jo bahwa berat badannya membahayakan kesehatannya. Jo kemudian dirujuk ke ahli gizi, yang kemudian memintanya untuk menimbang berat badan.

Ia bersama Barry kemudian bergabung dengan Weight Watchers dan mengikuti setiap programnya secara rinci. Mereka diajarkan beberapa pola makan yang lebih sehat, di antaranya memperbanyak konsumsi sayuran, mengurangi konsumsi makanan berlemak dan manis, serta mengatur porsi secukupnya. Mereka pun kemudian mulai mengganti menu belanja yang biasanya kebanyakan kue manis menjadi sayur dan buah.

Selain mengganti pola makan dan mengendalikan porsi, Barry dan Jo juga mulai banyak melakukan bermacam-macam aktivitas bersama anak mereka, Josh (10), seperti bersepeda, berjalan, berenang, dan fitness ke gym.

Di Natal tahun ini mereka bisa dengan bangga hadir di tengah-tengah keluarga dengan penampilan berbeda. Bobot Barry kini telah turun sebanyak 51 kg menjadi 82 kg, sementara Jo turun 83 kg menjadi 63 kg.

Pasangan berikutnya adalah Justin (27) dan Lauren Shelton (26). Justin dengan bobot 268 kg dan Lauren dengan bobot 155 kg sama-sama berkomitmen untuk menerapkan pola hidup sehat dan mereka pun berhasil.

Justin menceritakan bahwa kegemukannya berawal sejak ia masih duduk di sekolah menengah pertama. Ia mengalami cedera olahraga dan kejadian tersebut membuatnya sulit untuk beraktivitas. Sejak saat itu, bobotnya kian bertambah dan sulit ia kendalikan.

Sementara Lauren mengungkapkan bahwa dirinya adalah seorang 'emotional eater'. Ia cenderung mengalihkan segala emosinya pada makanan, baik ketika ia sedang bahagia, sedih, marah atau stres. Selama bertahun-tahun kebiasaan itu ia jalani hingga bobotnya kini mencapai 155 kg.

Suatu hari Justin mengalami infeksi ginjal dan dibawa ke sebuah UGD rumah sakit. Namun karena tubuhnya terlalu besar, peralatan medis yang ada tak cukup kuat untuk menahan beban tubuhnya. Akhirnya dokter hanya bisa menebak-nebak dan memberi Justin antibiotik dosis tinggi.

Lauren yang saat itu menemani Justin ke ruang UGD pun ikut merasakan hal yang sama. Ia seperti terbangun dan merasa malu dengan dirinya sendiri. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk hidup lebih sehat bersama Justin, Lauren pun ikut berkomitmen untuk segera menerapkan pola hidup sehat.

Sebagian besar pasangan akan sangat menikmati foto-foto lamanya karena membangkitkan kenangan indah. Tapi tidak halnya bagi Neil dan Jennie Bakewell yang memiliki masa lalu menyedihkan. Pasangan ini tidak bisa berhubungan seks selama 5 tahun karena mengalami obesitas alias kegemukan berlebih.

Diketahui pasangan ini memiliki berat badan gabungan sebesar 419,1 kg, secara fisik kondisi ini membuat keduanya tidak bisa melakukan hubungan seks selama 5 tahun. Pasangan ini juga harus mengubur dalam-dalam keinginan untuk menonton bioskop atau makan malam romantis di sebuah restoran karena takut ukuran tempat duduknya tidak muat.

Selama 10 tahun tinggal bersama, pasangan ini telah menghancurkan 6 tempat tidur akibat berat badannya yang berlebih. Kondisi yang menyedihkan ini membuat keduanya tersadar.

Pasangan ini akhirnya mengambil tindakan drastis dengan melakukan operasi pada lambungnya dan menghilangkan 203 kg berat badan gabungannya.

Anne dan Bob Dawson, pasangan suami istri asal Pennsylvania, keduanya terbebas dari hipertensi dan gangguan jantung setelah berhasil menurunkan berat badannya.

Saat itu, Bob Dawson baru berusia 46 tahun tetapi tekanan darahnya sangat tinggi akibat berat badan yang berlebihan dan kebiasaan mengonsumsi aspirin dan ibuprofen untuk mengatasi nyeri punggung. Berat badan Bob mencapai 125 kg dengan indeks massa tubuh (BMI) 36, yang berarti bahwa dirinya mengalami obesitas.

Sekitar 2 tahun sebelumnya, istri Bob, Anne didiagnosis dengan Postural Orthostatic Tachycardia Syndrome (POTS). Sindrom tersebut menyebabkan gangguan pada jantung di mana aliran darah akan kembali ke jantung setelah duduk atau berdiri. Kondisi ini seringkali menyebabkan jantung Anne berdetak lebih cepat hingga lebih dari 30 denyut per menit.

Setelah menyadari bahwa obesitaslah yang menjadi sumber penyakit keluarganya, Bob mengatakan gagasannya kepada Anne untuk bersama-sama menurunkan berat badan agar terbebas dari penyakit yang mengancam jiwanya.



(mer/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads